Gelombang pengunduran diri melanda puncak lembaga keuangan. Mahendra Siregar dari OJK dan Iman Rachman dari BEI memutuskan lengser dari jabatannya. Kabar ini, tentu saja, langsung memicu berbagai spekulasi di pasar. Ada yang bertanya-tanya, siapa penggantinya? Apakah ada intervensi tertentu?
Menanggapi hiruk-pikuk itu, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Mohamad Hekal, angkat bicara. Ia memberikan penegasan yang cukup keras untuk meredam desas-desus.
"Saya perlu klarifikasi ke masyarakat luas," ujar Hekal kepada para wartawan, Sabtu lalu.
"Pertama, saya tegaskan: tidak ada pejabat dari Danantara, Badan Pengelola BUMN, direksi BUMN, atau pihak yang berafiliasi dengan mereka, yang akan masuk menggantikan posisi pimpinan di OJK atau eksekutif BEI."
Pernyataan itu ia sampaikan dengan nada tegas, seolah ingin memutus mata rantai isu yang beredar.
Lalu, siapa yang akan mengisi kursi kosong itu? Hekal menerangkan, posisi-posisi strategis tersebut nantinya akan diisi oleh orang-orang kompeten. "Putra putri terbaik di bidangnya," ungkapnya. Ia berjanji pihak DPR akan terus mengawasi, menjaga independensi OJK dan BEI agar tetap utuh. Tak lupa, ia mengajak semua pihak untuk bijak, tidak mudah terjebak spekulasi yang justru bisa menggoyang stabilitas pasar yang sudah rentan.
Artikel Terkait
Raja Xerxes I Menghukum Lautan Usai Badai Hancurkan Jembatan Pasukannya
Lebaran 2026: 76 Juta Pemudik Pilih Mobil Pribadi, Ini Tips Aman dari Ahli
Pedagang Cilik Nekat Mudik Jalan Kaki dari Bandung ke Ciamis Demi Bertemu Ibu
Ali Larijani, Politikus Senior Iran, Tewas dalam Serangan Gabungan AS dan Israel