Microsoft lagi-lagi memanas. Raksasa teknologi itu dikabarkan sedang mempertimbangkan langkah hukum, menyusul kerja sama raksasa senilai 50 miliar dolar AS antara OpenAI dan Amazon. Nilainya fantastis, setara Rp850 triliun lebih!
Menurut laporan The Financial Times, Rabu lalu, Microsoft merasa punya alasan kuat. Mereka mengklaim punya hak eksklusif untuk menyediakan layanan cloud bagi OpenAI, sang pencipta ChatGPT yang fenomenal itu. Nah, kerja sama OpenAI dengan Amazon Web Services (AWS) dianggap melanggar hak khusus tadi. Sumber-sumber yang dekat dengan masalah ini mengonfirmasi kemarahan Microsoft.
Inti dari kerja sama yang jadi sengketa ini adalah penunjukan Amazon Web Services sebagai penyedia distribusi cloud pihak ketiga eksklusif untuk OpenAI Frontier. Platform Frontier sendiri digadang-gadang sebagai tempat bagi organisasi untuk membangun, menerapkan, hingga mengelola tim agen AI.
Amazon, dalam pernyataannya, memuji kemampuan platform baru mereka.
Artikel Terkait
Askrindo Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis dengan Asuransi Jelang Lebaran 2026
Arus Mudik Lebaran 2026 Capai 1,2 Juta Kendaraan, Jasa Marga Terapkan Sistem Satu Arah
Pedagang Samping Jalan Pantura Cirebon Raup Omzet hingga Rp1,5 Juta Saat Puncak Mudik
MUI dan NU Sahkan Pembayaran Zakat Fitrah Secara Digital