Elnusa Petrofin Kerahkan 1.885 Mobil Tangki Dukung Distribusi BBM Saat Mudik

- Rabu, 18 Maret 2026 | 14:00 WIB
Elnusa Petrofin Kerahkan 1.885 Mobil Tangki Dukung Distribusi BBM Saat Mudik

Jakarta kembali disibukkan oleh arus mudik. Menjelang Ramadan hingga Idulfitri 1447 H, kebutuhan energi nasional pasti melonjak. Nah, dalam menyikapi hal ini, PT Elnusa Petrofin (EPN) sudah memastikan kesiapan penuh operasionalnya. Perusahaan yang jadi bagian dari Pertamina Group ini resmi mendukung Satuan Tugas (SATGAS) Ramadan-Idulfitri PT Pertamina, yang berlangsung sejak 9 Maret lalu dan akan berakhir pada 1 April nanti.

Intinya, mereka harus memastikan distribusi BBM berjalan aman, tepat waktu, dan andal di semua wilayah. Gangguan? Tidak boleh terjadi.

Lalu, bagaimana caranya? Sebagai tulang punggung logistik, Elnusa Petrofin tak main-main. Mereka menggenjot kapabilitas operasional dari berbagai sisi. Mulai dari penguatan armada, peningkatan kompetensi SDM, sampai kesiapan infrastruktur pendukung. Semuanya dijalankan dengan standar keselamatan HSSE yang ketat.

Untuk periode puncak ini, perusahaan mengerahkan 1.885 unit Mobil Tangki. Total kapasitas angkutnya mencapai 31.576 kiloliter. Angka yang cukup besar. Mereka bahkan menambah 114 unit MT baru sebagai bagian dari strategi meningkatkan fleksibilitas. Jadi, ketika permintaan melonjak, pasokan tetap bisa diandalkan.

Di sisi lain, sumber daya manusianya juga dipersiapkan matang. Ada 7.567 Awak Mobil Tangki (AMT) yang disebar ke seluruh penjuru. Tak cuma jumlah, kualitas juga ditingkatkan. Perusahaan baru saja melaksanakan program peningkatan kompetensi untuk 1.083 AMT, yang dinaikkan levelnya dari AMT 2 menjadi AMT 1. Langkah ini jelas menunjukkan komitmen mereka punya tim yang adaptif dan profesional, terutama saat menghadapi tekanan operasional seperti sekarang.

Namun begitu, mereka sadar betul bahwa perencanaan cadangan itu penting. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang tak terduga, Elnusa Petrofin menyiapkan 225 unit armada tambahan lewat skema spot charter. Armada cadangan ini ditempatkan secara strategis di berbagai wilayah. Fungsinya sebagai penyangga, menjaga agar distribusi tetap lancar, terutama di daerah konsumsi tinggi atau yang aksesnya sulit.

Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, menegaskan bahwa kesiapan ini adalah wujud komitmen jangka panjang perusahaan.

“Satgas Ramadan–Idulfitri ini misi strategis pelayanan nasional. Kami pastikan semua aspek, dari SDM, armada, sampai sistem pengendalian, dalam kondisi optimal,” ujarnya.

Soal keselamatan, perusahaan punya sistem Road Traffic Control (RTC) yang siap memantau perjalanan AMT. Mereka juga menyiapkan 124 titik rest area dan check point di seluruh Indonesia. Tujuannya sederhana: memastikan para pengemudi tetap bugar selama bertugas.

Aturannya ketat. Setiap AMT wajib beristirahat setelah maksimal empat jam berkendara. Ini adalah penerapan manajemen fatigue berbasis HSSE. Selain itu, untuk mengatasi kemacetan parah, disiapkan pula 25 titik SPBU kantong berkapasitas 16 KL di lokasi-lokasi rawan. Jadi, pasokan di titik kritikal selama arus mudik dan balik bisa terjaga.

“Kami berkomitmen agar energi tersedia secara aman dan tepat waktu. Masyarakat harus bisa menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri dengan tenang,” tambah Doni.

Peran Elnusa Petrofin ternyata lebih luas. Mereka juga menyalurkan BBM ke sektor-sektor strategis. Misalnya, ke 520 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Polisi untuk mendukung operasional pengamanan. Lalu, ke 638 Agen Premium dan Minyak Solar yang tersebar sampai ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Dengan kesiapan terintegrasi seperti ini, Elnusa Petrofin memang menempatkan diri sebagai garda depan distribusi energi nasional. Setiap liter BBM yang mereka salurkan, diharapkan bisa menghadirkan kelancaran mobilitas dan kenyamanan bagi masyarakat di momen spesial Ramadan dan Idulfitri tahun ini.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler