Angka korban jiwa dalam kebakaran apartemen Hong Kong ternyata lebih buruk dari perkiraan semula. Hingga laporan ini dibuat, sudah 146 orang yang kehilangan nyawa.
Pencarian yang diperluas ke tiga gedung lain di Wang Fuk Court oleh petugas identifikasi berhasil menemukan lebih banyak jenazah. Menurut The Straits Times, Senin (1/12/2025), insiden ini tercatat sebagai kebakaran perumahan paling mematikan di seluruh dunia sejak 1980-an.
Kepala Inspektur Tsang Shuk-yin memberikan pernyataan resmi mengenai perkembangan terbaru ini.
"Sampai pukul 16.00 sore, korban tewas sudah mencapai 146 orang. Kami masih harus bersiap dengan kemungkinan penambahan angka," ujarnya.
Artikel Terkait
AS-Israel Serang Iran, Perluasan Konflik Ancam Stabilitas Timur Tengah
Presiden Prabowo Putuskan Nuzulul Quran Digelar di Istana Negara
Dubes Iran Tolak Mediasi Indonesia, Sebut Tak Ada Ruang Negosiasi dengan AS
Pemerintah Rencanakan Batas Usia 16 Tahun untuk Akses Media Sosial Mulai 2026