Nuansa duka terasa begitu kental di kompleks perumahan distrik Tai Po. Lebih dari seribu orang datang dari berbagai penjuru kota pada 30 November untuk memberi penghormatan terakhir. Mereka berduka, antreannya sendiri memanjang jauh.
Di sisi lain, upaya untuk mengungkap akar masalah pun digeber. Pihak berwenang tak main-main, mereka membentuk gugus tugas investigasi yang melibatkan berbagai departemen.
Bahkan, badan anti-korupsi setempat sudah menahan 11 orang yang diduga terkait kasus kebakaran ini. Dari jumlah itu, tiga orang juga diamankan polisi dengan tuduhan pembunuhan. Situasinya semakin rumit.
Tak cuma sampai di situ, dampak insiden ini langsung terasa di sektor konstruksi. Departemen Bangunan Hong Kong mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara 30 proyek bangunan swasta di seluruh kota. Tindakan ini jelas membuat banyak pihak menahan napas.
Artikel Terkait
AS-Israel Serang Iran, Perluasan Konflik Ancam Stabilitas Timur Tengah
Presiden Prabowo Putuskan Nuzulul Quran Digelar di Istana Negara
Dubes Iran Tolak Mediasi Indonesia, Sebut Tak Ada Ruang Negosiasi dengan AS
Pemerintah Rencanakan Batas Usia 16 Tahun untuk Akses Media Sosial Mulai 2026