BTS Telkomsel Resmi Beroperasi, Akhiri Isolasi Sinyal di Kamang Hilia

- Rabu, 04 Maret 2026 | 18:25 WIB
BTS Telkomsel Resmi Beroperasi, Akhiri Isolasi Sinyal di Kamang Hilia

Kabupaten Agam, Sumatera Barat, akhirnya dapat tersenyum lega. Setelah bertahun-tahun bergelut dengan sinyal yang tersendat-sendat, warga Nagari Kamang Hilia kini punya menara BTS Telkomsel yang resmi beroperasi. Peresmiannya digelar Rabu lalu, 4 Maret 2026, dan dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari warga hingga pejabat setempat.

Andre Rosiade, Wakil Ketua Komisi VI DPR dari Gerindra, yang meresmikan fasilitas itu, tak menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengapresiasi langkah cepat Telkomsel dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat.

"Terima kasih kepada teman-teman Telkomsel Sumatera Tengah, wabil khusus Dirut Nugroho, yang selalu bergerak cepat memenuhi aspirasi masyarakat Sumatera Barat yang ingin kampungnya punya sinyal,"

ucap Andre dalam sambutannya.

Acara itu sendiri ramai dihadiri. Tampak hadir Anggota DPRD Agam Novi Irwan, Wali Nagari setempat Eryanson, serta sejumlah perwakilan Telkomsel seperti Surya Firdaus dan Hafiz Alsatori. Suasana riuh rendah warga yang menyaksikan menandai betapa penting momen ini bagi mereka.

Bagi Andre, ini bukan sekadar soal menara pemancar sinyal. Kehadiran BTS ini diharapkan bisa memutus rantai keterisolasian komunikasi. "Dampaknya bisa luas," katanya. Mulai dari membantu anak-anak belajar, mendorong roda perekonomian lokal, hingga memperlancar koordinasi pemerintahan nagari. Ini adalah bagian dari komitmennya untuk pemerataan teknologi di daerah pemilihannya, Sumbar II.

Namun begitu, ia juga menyelipkan pesan penting. Ia mengingatkan semua pihak, terutama perangkat nagari, untuk ikut menjaga aset berharga ini.

"Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi masyarakat. Kami minta perangkat nagari agar menjaga tower BTS ini, karena maraknya pencurian baterai, kabel-kabel, serta alat-alat lainnya,"

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar