Tak lupa, apresiasi setinggi-tingginya ia sampaikan. Dukungan Pemprov DKI dan loyalitas lebih dari 1,4 juta pelanggan harian disebutnya sebagai tulang punggung dari semua capaian ini.
Lantas, apa rencana ke depan? Ternyata, ambisinya cukup besar. Transjakarta tidak ingin sekadar menjadi operator bus. Mereka bercita-cita menjadi sebuah platform kolaborasi yang menyatukan berbagai pemangku kepentingan. Tujuannya satu: mendorong lebih banyak warga lagi untuk memilih Transjakarta sebagai moda transportasi utama mereka.
Jadi, ini baru permulaan. Perjalanan menuju kota global yang berkelanjutan masih panjang, tapi setidaknya, langkah pertama sudah diakui.
Artikel Terkait
Trump Ancam Luncurkan Serangan Darat ke Kartel Narkoba Meksiko
Kepala KPP Jakarta Utara Dicokok KPK, Suap Pajak Rp 4 Miliar Beralih ke Dolar Singapura
KPK Gelar OTT Perdana 2026, Kantor Pajak dan Perusahaan Tambang Jadi Sasaran
Trump Siap Bantu Iran, Gelombang Protes Makin Mengguncang