Tak lupa, apresiasi setinggi-tingginya ia sampaikan. Dukungan Pemprov DKI dan loyalitas lebih dari 1,4 juta pelanggan harian disebutnya sebagai tulang punggung dari semua capaian ini.
Lantas, apa rencana ke depan? Ternyata, ambisinya cukup besar. Transjakarta tidak ingin sekadar menjadi operator bus. Mereka bercita-cita menjadi sebuah platform kolaborasi yang menyatukan berbagai pemangku kepentingan. Tujuannya satu: mendorong lebih banyak warga lagi untuk memilih Transjakarta sebagai moda transportasi utama mereka.
Jadi, ini baru permulaan. Perjalanan menuju kota global yang berkelanjutan masih panjang, tapi setidaknya, langkah pertama sudah diakui.
Artikel Terkait
Anggota Kongres Demokrat Desak Pemakzulan Trump Atas Ancaman Militer ke Iran
Balita Terseret Arus Banjir di Ponorogo, Diselamatkan Warga Setelah Terseret 100 Meter
Netanyahu Tegaskan Serangan ke Lebanon Berlanjut, Tawarkan Negosiasi Damai
Dosen Universitas Budi Luhur Dinonaktifkan Usai Dugaan Pelecehan terhadap Mahasiswi