Elon Musk lagi-lagi membuat gebrakan besar. Perusahaan AI miliknya, xAI, dikabarkan bakal menggelontorkan dana fantastis lebih dari 20 miliar dolar AS untuk membangun pusat data raksasa di Southaven, Mississippi. Angka itu kalau dirupiahkan ya sekitar Rp336,9 triliun. Gila juga, ya?
Proyek ini jelas bukan main-main. Menurut Gubernur Mississippi Tate Reeves, fasilitas super itu ditargetkan mulai nyala pada Februari 2026. Tujuannya? Memperkuat infrastruktur komputasi xAI di tengah persaingan ketat melawan raksasa seperti ChatGPT-nya OpenAI dan Claude dari Anthropic.
“Ini investasi transformatif untuk negara bagian kami,” ujar Reeves.
Lonjakan kebutuhan daya komputasi memang sedang terjadi di mana-mana. Perkembangan AI generatif yang begitu pesat memaksa perusahaan teknologi mengucurkan miliaran dolar untuk membangun fasilitas pendukung. Trennya meledak sepanjang tahun lalu. Semua berlomba, karena model AI yang kini dikembangkan semakin kompleks dan rakus daya.
Sebenarnya, Musk sudah mengisyaratkan rencana ini akhir Desember lalu. Dia menyebut proyek pusat data dengan nama keren “MACROHARDRR” yang bakal meningkatkan kapasitas komputasi xAI hingga 2 gigawatt. Cuma, waktu itu dia belum bocorin lokasi pastinya atau nilai investasi sebesar apa.
Nah, sekarang jelas sudah. Southaven dipilih bukan tanpa alasan. Lokasinya strategis: dekat dengan pembangkit listrik yang baru diakuisisi xAI, dan cuma berjarak sepelemparan batu dari Memphis, Tennessee. Di Memphis itulah xAI menempatkan superkomputernya yang bernama Colossus klaim mereka, salah satu yang terbesar di dunia. Jadi, klaster komputasinya makin solid.
Di sisi lain, ambisi besar butuh biaya besar pula. Data dari Bloomberg menunjukkan, xAI sudah menghabiskan sekitar USD7,8 miliar dalam sembilan bulan pertama 2025 saja. Itu semua tunai. Angka itu menggambarkan betapa industri AI ini sangat haus modal, terutama untuk membeli perangkat keras pusat data yang teknologinya mutakhir dan harganya selangit.
Dengan langkah ini, xAI jelas sedang menancapkan kakinya lebih dalam. Mereka tak mau cuma jadi penonton. Investasi raksasa di Southaven ini adalah pernyataan: mereka serius ingin bersaing di papan atas industri AI global dan menyiapkan infrastruktur untuk model-model generasi berikutnya.
Perlombaan komputasi AI memasuki babak baru. Dan Elon Musk, seperti biasa, berlari dengan kecepatan penuh.
Artikel Terkait
Marc Marquez Juarai Sprint Race MotoGP Hungaria 2026 Usai Dominasi Penuh dari Start Hingga Finis
Tiga Pemain Kuasai Rekor Gol Fase Gugur Piala Dunia, Messi dan Ronaldo Absen
Jakarta dan BMKG Kembangkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara dengan Prakiraan hingga Tiga Hari ke Depan
Serangan Udara Israel Hantam Tenda Pengungsi di Gaza, Enam Tewas Termasuk Anak-Anak