Tiga Pemain Kuasai Rekor Gol Fase Gugur Piala Dunia, Messi dan Ronaldo Absen

- Minggu, 07 Juni 2026 | 05:00 WIB
Tiga Pemain Kuasai Rekor Gol Fase Gugur Piala Dunia, Messi dan Ronaldo Absen

Tercatat tiga pemain dalam sejarah Piala Dunia memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak di fase gugur. Namun, tidak ada nama Cristiano Ronaldo maupun Lionel Messi dalam daftar tersebut. Ketiga pemain itu berasal dari Brasil dan Prancis, masing-masing mengoleksi total delapan gol pada babak penentuan turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

“Leonidas, Ronaldo, dan Kylian Mbappe berbagi rekor sebagai pemain dengan jumlah gol terbanyak pada fase gugur dalam sejarah Piala Dunia FIFA, yakni delapan gol,” demikian pernyataan resmi FIFA.

Leonidas, yang bermain pada era sebelum diterapkannya sistem fase grup, mencetak satu-satunya gol Brasil saat timnya kalah dari Spanyol pada putaran pertama tahun 1934. Empat tahun kemudian, ia melesakkan tujuh gol dalam empat pertandingan ketika Selecao mengakhiri turnamen di peringkat ketiga.

Rekan senegaranya, Ronaldo Luis Nazario de Lima, membukukan tiga gol dalam empat pertandingan fase gugur di Piala Dunia 1998 di Prancis. Pemain berjuluk El Fenomeno itu kemudian mencetak empat gol dalam empat pertandingan di Korea Selatan dan Jepang pada 2002, termasuk dua gol penentu gelar pada partai final. Satu gol lainnya ia tambahkan dalam dua pertandingan di Jerman 2006.

Sementara itu, Kylian Mbappe telah mencetak delapan gol dalam delapan penampilan fase gugur bersama Prancis pada edisi 2018 di Rusia dan 2022 di Qatar. Jumlah itu termasuk hat-trick ke gawang Argentina pada final edisi terakhir.

Dengan keikutsertaan Prancis pada Piala Dunia 2026, Mbappe berpeluang mempertajam rekornya di fase gugur turnamen empat tahunan tersebut. Namun, syaratnya, tim asuhan Didier Deschamps harus berhasil lolos dari babak grup terlebih dahulu.

Pada Piala Dunia 2026, Prancis tergabung di Grup I bersama Senegal, Irak, dan Norwegia. Dengan melihat komposisi grup tersebut, Prancis dinilai berpeluang besar melangkah ke fase gugur.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar