Dalam sebuah wawancara yang cukup mengejutkan, mantan Presiden AS Donald Trump kembali membuat pernyataan keras. Kali ini, sasaran utamanya adalah kartel narkoba yang beroperasi di Meksiko. Trump berjanji akan melancarkan serangan darat untuk membasmi mereka.
Rencana ini diungkapkannya saat berbincang dengan Sean Hannity di Fox News, Kamis malam lalu. Menurut laporan AFP, Trump terlihat sangat serius dengan ancamannya itu.
"Kita akan memulai sekarang, melancarkan serangan darat terkait kartel-kartel tersebut," ujarnya tegas.
Lalu dia menambahkan, dengan nada yang sama, "Kartel-kartel itu mengendalikan Meksiko."
Namun begitu, detail operasi militer tersebut sama sekali tidak dijelaskan. Tidak ada timeline, skala pasukan, atau strategi yang disebutkan. Pernyataan Trump itu lebih terkesan sebagai sebuah ancaman keras ketimbang pengumuman kebijakan yang matang.
Konteksnya menarik. Pernyataan ini muncul tak lama setelah penangkapan pemimpin Venezuela, Nicolas Maduro, awal bulan ini. Operasi penangkapan Maduro sendiri sudah lama dipersiapkan, melalui tekanan militer dan ekonomi AS yang berbulan-bulan. Sepertinya, Trump ingin melanjutkan momentum tekanan ofensifnya ke wilayah lain.
Jadi, apakah ini sekadar retorika atau benar-benar akan diwujudkan? Hanya waktu yang bisa menjawab. Yang jelas, pernyataan Trump ini pasti akan memantik reaksi dari berbagai pihak, terutama pemerintah Meksiko.
Artikel Terkait
Polsek Cikarang Pusat Kerahkan 56 Personel Gabungan dalam Operasi Antikejahatan Jalanan di Alam Sari
Ketergantungan 90 Persen Bahan Baku Impor, DPR Dorong Kenaikan Harga Obat Dilakukan Bertahap
BMKG Peringatkan Musim Kemarau 2026 Lebih Kering dan Panjang, Puncak Kekeringan di Agustus-September
Lansia Sakit Keras di Pulau Payung Dievakuasi Kapal Patroli Polairud ke Puskesmas Pulau Tidung