Sebanyak 56 personel gabungan dari Polsek Cikarang Pusat, TNI, Satpol PP, dan pemangku kepentingan lainnya dikerahkan dalam Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) yang menyasar kawasan Alam Sari, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat. Operasi ini digelar sebagai langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk tindak pidana, seperti pencurian dengan kekerasan (3C), tawuran remaja, balap liar, serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lainnya.
Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan kendaraan secara humanis, tetapi juga memberikan imbauan langsung kepada warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas pada malam hari. Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Elia Umboh, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami akan terus meningkatkan patroli dan kegiatan preventif guna mencegah kejahatan jalanan serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar AKP Elia Umboh dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2026).
Sementara itu, ia memastikan bahwa operasi gabungan tersebut berlangsung dalam situasi yang aman dan terkendali. Menurutnya, tidak ditemukan adanya kejahatan jalanan maupun kepemilikan senjata tajam yang berpotensi membahayakan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
“Hasil operasi menunjukkan situasi aman dan terkendali. Tidak ditemukan pelaku kejahatan jalanan, senjata tajam, maupun barang berbahaya lainnya selama kegiatan berlangsung,” ucap dia.
Artikel Terkait
DPR dan Pemerintah Sepakati Penguatan Sinergi Fiskal-Moneter untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Polri Gunakan ETLE Drone untuk Awasi Pelanggaran Lalu Lintas dari Udara saat Operasi Patuh 2026
Sahroni Kritik Usulan Pigai soal Jabatan Sipil di Polri: Urusin Pelanggaran HAM
GMS Bantul Tunda Ibadah, Tolak Tawaran Bupati Gunakan Pendopo karena Faktor Jarak