Beberapa tantangan sistemik yang diidentifikasi Kemendikbudristek meliputi:
- Mekanisme redistribusi guru antarwilayah yang tidak efektif
- Sistem rekrutmen dan distribusi yang tidak responsif terhadap kebutuhan daerah
- Proses pengadaan guru yang terhambat birokrasi multi-level
Sebagai solusi fundamental, Kemendikbudristek mengusulkan pembangunan sistem tunggal pengelolaan guru. Transformasi kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan efisiensi dalam penempatan guru dan menjawab kebutuhan pendidikan nasional secara lebih merata.
Rencana sentralisasi ini sedang dibahas melalui proses revisi undang-undang terkait guru dan dosen, yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan di lingkungan legislatif dan eksekutif.
Artikel Terkait
Paus Leo XIV Soroti Luka Gereja: Pintu Tak Boleh Tertutup bagi Korban
Ahli Geologi Turun Tangan Selidiki Lubang Ajaib di Sawah Pombatan
Banjir Setinggi Pinggang Rendam Tiga Desa di Probolinggo
Asap Mesin Penghancur Batu Tewaskan Empat Penambang di Badakhshan