Respons Jusuf Kalla Terkait Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto
Jusuf Kalla (JK), mantan Wakil Presiden Indonesia, menyatakan bahwa perdebatan mengenai pemberian Gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden kedua RI, Soeharto, telah berakhir. Menurutnya, keputusan pemerintah untuk menganugerahi gelar tersebut sudah merupakan sebuah kenyataan yang harus diterima oleh publik.
JK mengungkapkan hal ini usai menghadiri acara World Peace Forum di kompleks parlemen Jakarta, Senin (10/11/2025). Ia mengakui bahwa Soeharto memiliki kekurangan, namun menekankan bahwa tidak ada sosok yang sempurna. Ia juga menyoroti jasa-jasa Soeharto bagi negara.
Jasa dan Kontribusi Soeharto Menurut Jusuf Kalla
Dalam pernyataannya, JK menilai bahwa pada masanya, Soeharto berhasil membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Ia mencontohkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang saat itu mampu mencapai angka 7 hingga 8 persen, sebuah tingkat pertumbuhan yang menurutnya sulit dicapai pada periode setelahnya.
Artikel Terkait
Iran Tegas Tangani Perusuh, Unjuk Rasa Bergulir ke 45 Kota
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan, Muhammadiyah dan NU Tegaskan Bukan Sikap Resmi
Ketika Humor Tak Mau Lagi Hanya Menghibur: Absurditas dan Batas Toleransi Publik
Ketika Koruptor Beragama Islam, Mengapa Agamanya yang Diserang?