Penolakan dari Kalangan NU
Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) juga menyatakan keberatan dengan rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto. "Saya paling tidak setuju kalau Soeharto dijadikan Pahlawan Nasional," ujar Gus Mus.
Gus Mus menilai Soeharto selama berkuasa membuat kebijakan tidak adil bagi ulama dan kiai. Ia menceritakan pengalaman pribadi dimana adiknya, Kiai Adib Bisri, harus keluar dari PNS karena dipaksa masuk Golkar.
Sejarah Konflik dengan Ulama
Gus Mus juga mengungkapkan insiden dimana Kiai Sahal Mahfudh menolak permintaan menjadi penasehat Golkar Jawa Tengah. Menurutnya, warga NU yang mendukung gelar pahlawan untuk Soeharto menunjukkan ketidaktahuan terhadap sejarah.
Debat pemberian gelar pahlawan untuk Soeharto ini terus memicu kontroversi di kalangan masyarakat dan tokoh organisasi Islam terbesar di Indonesia.
Artikel Terkait
Pemerintah Perpanjang Batas Lapor SPT Tahunan hingga 30 April 2026
Amran Serukan Kolaborasi Saudagar Hadapi Ancaman Krisis Pangan Global
Puncak Arus Balik Lebaran, Penumpang Bandara Tembus 583 Ribu Orang
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Berpotensi Banjir dan Longsor di Sulsel Tiga Hari ke Depan