Gelombang arus balik Lebaran 2026 akhirnya mereda. Jutaan pemudik yang sempat memadati jalan raya kini pelan-pelan kembali ke rutinitas di kota masing-masing. Perjalanan panjang itu tentu melelahkan, tapi setidaknya ada rasa tenang karena kondisi lalu lintas mulai dijaga lebih ketat.
Menurut data yang dihimpun, puncak kepadatan terjadi pada 24 Maret lalu. Kala itu, tercatat 256 ribu kendaraan membanjiri jalur menuju Jakarta dan sekitarnya angka yang disebut-sebut sebagai rekor tertinggi dalam sejarah arus balik. Untuk mengatasi kemacetan parah, berbagai rekayasa lalu lintas pun diterapkan, mulai dari sistem satu arah skala nasional hingga pemanfaatan tol fungsional.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan situasi kini sudah lebih terkendali. Seiring menurunnya volume kendaraan, Polri mulai melonggarkan aturan.
“Baru saja, untuk Gerbang Tol Kalikangkung saat ini kita sedang bergeser dari one way nasional akan kita ubah menjadi one way sepenggal. Artinya, dari prediksi yang ada di V/C ratio, kita sudah mulai melakukan perubahan rekayasa,”
jelas Sigit, Rabu (25/3/2026) lalu.
Hingga siang hari itu, akumulasi kendaraan yang kembali ke Jakarta sudah menyentuh angka sekitar 2.040.000 unit. Meski Operasi Ketupat 2026 secara resmi berakhir, pengamanan tetap diperpanjang. Polri memprediksi masih ada gelombang susulan pada 28-29 Maret nanti.
Nah, dalam perjalanan berjam-jam itu, ada hal sepele yang sering banget kelewat: merawat kebersihan rambut dan kulit kepala. Padahal, rambut yang gatal dan berketombe bisa bikin konsentrasi buyar, yang ujung-ujungnya mengganggu kenyamanan nyetir.
Di sinilah produk seperti ZINC Cool Booster mencoba ambil peran. Mereka mengklaim punya teknologi Deo Active Scalp Technology yang bisa menangani ketombe, baik yang kering maupun basah, termasuk masalah bau dan gatal. Formulasi dengan glacier water dan mint katanya memberi sensasi dingin, ditambah UV Shield untuk melawan bau rambut akibat paparan matahari.
Brand Manager ZINC, Steven Sean, menekankan bahwa produk ini dirancang untuk menjaga kesegaran pemudik di perjalanan.
Ia juga mengingatkan, selain kepala yang segar, yang paling penting adalah berkendara dengan kepala dingin dan selalu mengutamakan keselamatan.
Memang sih, menjaga kondisi tubuh prima itu kunci utama. Semua dimulai dari hal-hal kecil, termasuk merawat kebersihan diri. Dengan tubuh yang segar dan nyaman, perjalanan balik yang melelahkan pun terasa lebih ringan untuk dijalani.
Artikel Terkait
Pencuri Handphone di Tambora Tertangkap Basah saat Warga dan Polisi Siskamling
Spalletti Bantah Akan Mundur dari Juventus Meski Terancam Gagal ke Liga Champions
Bruno Fernandes Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Inggris Musim 2025/2026
Kecelakaan di Tol Pasuruan-Probolinggo, Dua Staf Anggota DPR Meninggal Dunia