Gelombang arus balik Lebaran masih terasa kencang. Di seluruh bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia, alias InJourney Airports, aktivitas penerbangan terus merangkak naik. Puncaknya terlihat jelas dalam beberapa hari terakhir.
Ambil contoh data pergerakan penumpang. Pada 22 Maret lalu, tercatat 468.604 penumpang yang bergerak melalui 37 bandara, dengan 3.265 penerbangan. Keesokan harinya, 23 Maret, angkanya melonjak signifikan. Jumlah penumpang mencapai 536.109 orang, naik sekitar 14,4%, didukung oleh 3.636 penerbangan. Tren kenaikan ini berlanjut.
“InJourney Airports bersama stakeholders, khususnya maskapai penerbangan, terus melakukan optimalisasi slot time di bandara, salah satunya melalui pengoperasian penerbangan tambahan atau extra flight oleh maskapai. Ini sejalan dengan tumbuhnya permintaan perjalanan udara pada arus balik,” jelas Mohammad R. Pahlevi, Direktur Utama InJourney Airports.
Dia menambahkan, “Sejalan dengan ini, seluruh bandara siaga 24 jam menyesuaikan kebutuhan maskapai.”
Nyatanya, lonjakan penumpang pada 24 Maret cukup mencengangkan: 583.815 orang. Itu artinya ada kenaikan 8,9% dibanding hari sebelumnya. Untuk menampung gelombang ini, operasional penerbangan tambahan jadi andalan. Periode arus balik khusus mulai 22 Maret menunjukkan peningkatan extra flight yang pesat. Dari 124 penerbangan tambahan di hari pertama, menjadi 211 di 23 Maret, lalu melonjak ke 284 penerbangan di 24 Maret. Untuk 25 Maret, rencananya ada 119 extra flight lagi.
Artikel Terkait
Amran Serukan Kolaborasi Saudagar Hadapi Ancaman Krisis Pangan Global
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Berpotensi Banjir dan Longsor di Sulsel Tiga Hari ke Depan
Kepala BAIS Letjen Yudi Abrimantyo Mundur, TNI Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum
Pemerintah Siapkan WFH Satu Hari Seminggu untuk ASN, Tunggu Pengumuman Resmi Usai Lebaran