Aspar Team Serius Incar Veda Ega Pratama, Kontrak dengan Astra Honda Jadi Kendala

- Rabu, 25 Maret 2026 | 16:00 WIB
Aspar Team Serius Incar Veda Ega Pratama, Kontrak dengan Astra Honda Jadi Kendala
Analisis Balap Motor

JAKARTA Awal musim Moto3 2026 ini benar-benar menampilkan sesuatu yang istimewa. Veda Ega Pratama, rider muda Indonesia, tampil dengan performa yang luar biasa. Tak butuh waktu lama, manuver-manuver dari tim besar pun mulai terdengar. Salah satunya adalah Aspar Team. Rumor yang beredar kuat, tim asal Spanyol itu serius ingin membajak Veda dari Honda Team Asia.

Di musim debutnya, Veda langsung mencuri perhatian. Baru dua seri, pembalap 17 tahun ini sudah menunjukkan konsistensi yang jarang. Diawali dengan finis kelima di Buriram, Thailand, ia lalu melesat lebih tinggi. Di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Brasil, Veda berhasil naik podium ketiga. Sebuah pencapaian yang fantastis.

Prestasi itu bukan cuma untuk pribadinya. Ia menorehkan sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang berdiri di podium Kejuaraan Dunia Balap Motor. Wajar saja, namanya kini jadi bahan perbincangan hangat di paddock. Tim-tim papan atas, baik di Moto3 maupun Moto2, mulai melirik.

Ketertarikan Aspar, menurut sejumlah sumber internal, bukanlah hal yang gegabah. Mereka sudah melakukan pertimbangan matang. Tim ini memang punya reputasi solid di berbagai kelas, dari Moto3, Moto2, sampai MotoE. Lihat saja line-up mereka musim ini: ada Maximo Quiles dan Dennis Foggia di Moto3, lalu Daniel Holgado dan David Alonso di Moto2. Mereka tahu cara membina talenta.

Namun begitu, jalan menuju kepindahan itu tidak mulus. Banyak rintangan yang harus dilewati.

Terikat Astra Honda

Faktor utamanya adalah ikatan yang kuat. Saat ini, Veda berada di bawah naungan PT Astra Honda Motor. Mereka yang mendukung kariernya dari awal. Hubungan erat antara Astra Honda dan Honda Team Asia yang dikelola mantan pembalap MotoGP Hiroshi Aoyama menjadi pengikat yang sangat kuat bagi posisi Veda sekarang.

Artinya, pinangan Aspar tidak bisa diterima begitu saja. Veda harus menyelesaikan atau melepas kontraknya dengan Astra Honda terlebih dulu. Situasi ini membuat masa depannya jadi salah satu teka-teki paling menarik di Moto3 saat ini. Semua mata tertuju pada negosiasi yang mungkin sedang berlangsung di balik layar.

Percaya Diri Sejak Awal

Kembali ke momen bersejarah di Brasil, Veda mengungkap kunci keberhasilannya. Rasa percaya diri itu, katanya, sudah muncul sejak hari pertama di sirkuit. Ia merasa langsung cocok dengan karakter trek yang dinamai seperti legenda Formula 1 itu.

“Saya punya firasat baik sejak awal akhir pekan. Saat track walk, saya langsung suka tata letaknya. Dan begitu naik motor, rasa percaya diri itu datang dengan sendirinya,” ujar Veda.

Ia juga tak lupa memuji kerja keras kru. Setelan motornya, menurutnya, sudah optimal sepanjang balapan.

Tak Menyangka, Kini Ingin Lebih

Meski tampil impresif, Veda ternyata tak menyangka bisa meraih podium secepat ini. Hanya dalam dua balapan perdana.

“Saya bangga, tentu saja. Tidak menyangka bisa secepat ini. Tapi sekarang saya tahu saya bisa bersaing di depan. Karena itu, keinginan untuk meraih lebih lagi jadi semakin besar,” katanya dengan nada penuh semangat.

Pikirannya kini sudah melayang ke seri berikutnya. Austin, Texas, Amerika Serikat. Sebuah lintasan baru yang menunggu untuk ditaklukkan. Tantangan berikutnya dalam perjalanan karier yang baru saja dimulai dengan gemilang.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar