Prabowo Beri Keris dan Penjelasan Filosofis kepada Presiden Korea Selatan

- Kamis, 02 April 2026 | 08:00 WIB
Prabowo Beri Keris dan Penjelasan Filosofis kepada Presiden Korea Selatan

Kunjungan resmi Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan kemarin tak hanya diisi pertemuan bilateral. Ada momen yang cukup personal dan sarat makna di sela-sela kunjungannya di Cheong Wa Dae, Seoul. Rabu lalu, kedua pemimpin itu bertukar cenderamata.

Dari Prabowo, hadiahnya spesial: sebuah keris Bali berwarna emas. Momen pemberiannya terekam dan diunggah lewat akun Instagram @catatanseskab. Dalam video singkat itu, terlihat Prabowo membuka kotak cokelat berisi keris, lalu menunjukkannya kepada Presiden Lee Jae Myung.

Lee tampak penasaran. Ia bahkan mengangkat keris itu untuk dilihat lebih dekat. Sementara itu, Prabowo dengan lancar menarik bilah keris dari sarungnya yang juga berwarna keemasan. Tak cuma menunjukkan, ia pun menjelaskan filosofi di balik benda pusaka tersebut.

“Jika kamu datang dengan damai, keris diletakkan di belakang badan. Jika kamu siap bertarung, keris diletakkan di depan,”

Begitu kira-kira penjelasan Prabowo, seperti yang dikutip Kamis (2/4/2026). Penjelasan singkat itu seolah menyiratkan pesan damai dari kunjungan kali ini.

Nah, hadiahnya ternyata nggak cuma keris. Prabowo rupanya ingat bahwa Lee punya hewan peliharaan bernama Bobby. Untuk si Bobby, dibawakanlah pernak-pernik khusus: sebuah kalung berwarna cokelat dan biru, plus syal bercorak merah. Sentuhan yang cukup menghangatkan suasana.

“Terima kasih banyak,” ucap Presiden Lee, tersenyum. Percakapan hangat itu lalu ditutup dengan sebuah pelukan erat antara kedua pemimpin negara. Suasana kekeluargaan benar-benar terasa.

Sebelum pertukaran hadiah ini, rangkaian acara sudah lebih dulu berjalan. Prabowo disambut upacara militer yang khidmat di Blue House. Setelahnya, ia dan Lee menggelar pertemuan empat mata yang intens.

Pertemuan bilateral pun digelar, menghasilkan beberapa nota kesepahaman yang ditandatangani kedua pihak. Sebagai puncak dari serangkaian kegiatan resmi, Presiden Lee kemudian mengadakan jamuan makan siang kenegaraan untuk menghormati tamunya dari Indonesia.

Kunjungan ini, dengan segala protokol dan kesibukannya, berhasil diselipi momen-momen bermakna. Seperti pemberian keris dan hadiah untuk si Bobby tadi. Hal-hal kecil yang seringkali justru paling diingat.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar