Warga Sulawesi Selatan, bersiap-siaplah. BMKG baru saja merilis peringatan dini cuaca untuk tiga hari mendatang, mulai Jumat hingga Minggu (27-29 Maret 2026). Intinya, hujan dengan intensitas sedang sampai lebat bakal mengguyur sejumlah wilayah di provinsi ini.
Kondisi ini bukan main-main. Menurut peringatan itu, cuaca ekstrem berpotensi memicu bencana hidrometeorologi. Banjir dan tanah longsor, khususnya di daerah-daerah yang sudah rawan, harus benar-benar diwaspadai.
Lalu, daerah mana saja yang akan terdampak? Rinciannya begini.
Hari Jumat (27/3), hujan lebat diprakirakan terjadi di wilayah Luwu, Luwu Utara, dan Kota Palopo. Esoknya, Sabtu (28/3), jangkauannya bertambah. Toraja Utara masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi diguyur hujan dengan intensitas serupa.
Nah, kondisi ini tampaknya belum akan berhenti. Minggu (29/3) diprediksi masih sama: hujan lebat mengancam Luwu, Luwu Utara, Palopo, dan Toraja Utara.
Menyikapi hal ini, BMKG mengeluarkan imbauan keras. Masyarakat, terutama yang bermukim di zona rawan banjir dan longsor, harus meningkatkan kewaspadaan. Cuaca bisa berubah dengan cepat, tak terduga.
"Keselamatan adalah prioritas utama," tegas pernyataan BMKG.
Mereka juga menekankan agar publik rajin memantau informasi terbaru dari kanal resmi. Tujuannya jelas: agar langkah antisipasi bisa diambil dengan cepat dan tepat.
Lalu, Apa yang Bisa Kita Lakukan?
Menghadapi ancaman cuaca seperti ini, persiapan dari rumah sangat penting. Beberapa langkah praktis ini mungkin bisa membantu:
- Bersihkan saluran air di sekitar rumah. Jangan sampai tersumbat sampah.
- Kalau hujan deras, tunda dulu niat bepergian ke daerah rawan banjir atau longsor. Lebih baik tunggu sampai reda.
- Dokumen penting dan barang berharga, simpan di tempat yang amah dan mudah dijangkau jika perlu evakuasi mendadak.
- Siapkan tas darurat berisi senter, baterai cadangan, obat-obatan pribadi, dan air minum.
- Yang terpenting, pantau terus perkembangan peringatan dari BMKG. Jangan hanya mengandalkan kabar dari media sosial.
Intinya, waspada dan siap siaga. Dengan persiapan yang matang, risiko dari cuaca ekstrem ini bisa kita tekan bersama.
Artikel Terkait
Bupati Bone Turun ke Sawah, Tanam Padi Bersama Petani dan TNI di Desa Mappesangka
Knicks Hajar Cavaliers 121-108, Unggul 3-0 dan Selangkah Lagi ke NBA Finals 2026
Sepuluh Kepala Daerah Tersandung Korupsi di Era Prabowo, Pengamat Soroti Biaya Politik Tinggi
Polrestabes Makassar Bongkar Jaringan Narkoba Jakarta-Riau, Amankan 6 Kg Sabu dan 7 Tersangka