Seorang pria di Makassar, Sulawesi Selatan, mengambil langkah yang sulit: melaporkan istrinya sendiri ke polisi. Anto, 40 tahun, menduga sang istri, berinisial MT (38), terlibat dalam kasus penjualan anak. Yang menjadi korban bukan cuma satu atau dua orang, melainkan tiga anak mereka sendiri plus seorang keponakan.
Dari pernikahan mereka, Anto mengaku punya lima anak. Tiga di antaranya anak kandung, sementara dua lainnya anak sambung. Nah, salah satu anak sambungnya, si AI, disebut-sebut sudah dijual oleh istri dan mertuanya. Informasi ini dia dapat justru dari sang istri sendiri.
"Saya dapat informasi dari istri saya kalau anak sambung saya, AI, itu sudah dijual dengan mertua saya," ujar Anto, Kamis lalu.
Belum selesai di situ. Anto kemudian mendapat kabar buruk lagi tentang anak lainnya, AZ. Katanya, anak itu malah sudah ditawarkan sejak masih dalam kandungan. Ada uang panjar sebesar Rp 1,8 juta yang sudah berpindah tangan.
Lalu ada anaknya yang lain, AS. Anak ini sudah dua bulan lamanya tak terlihat batang hidungnya. Kehilangan kontak itu bikin Anto curiga. Jangan-jangan nasib serupa juga menimpa AS.
"AS ini, menurut saya, dia juga sudah dijual karena sudah tidak pernah datang lagi. Ada dua bulan saya tidak pernah ketemu dengan anak saya," ungkapnya, suaranya mungkin berat.
Kecurigaan yang menumpuk itu akhirnya membawanya ke Polda Sulsel. Laporannya sendiri sudah tercatat dengan nomor LP/B/248/III/2026/SPKT/POLDA SULAWESI SELATAN per 2 Maret 2026. Sekarang, tinggal menunggu proses hukum yang akan berjalan.
Artikel Terkait
Jalan Kaki dari Stasiun Tugu, Wisatawan Bisa Jelajahi Lima Destinasi Ikonik Yogyakarta
Astra Agro Raih Penghargaan CSR 2026 Berkat Program Berkelanjutan di Empat Pilar
Pemuda di Bekasi Habisi Keponakan Balita dengan Pisau, Tersangka Akui Terganggu Tangisan Korban
Prabowo Bawa Empat Kesepakatan Baru dari Prancis, Tambang Ilegal hingga Polemik APBN Kurban Presiden Mewarnai Hari Ini