Perbandingan ini mengindikasikan adanya mark up biaya proyek yang signifikan. Anthony Budiawan bahkan memperkirakan kerugian negara mencapai Rp73,5 triliun.
Pentingnya Komite Independen
Dengan lambannya penyelesaian kasus Whoosh, pembentukan komite independen dinilai mendesak. Mahfud MD, sebagai mantan hakim Mahkamah Konstitusi, dianggap memiliki kapabilitas untuk memimpin pengusutan secara transparan.
Muslim Arbi juga mendorong Presiden Prabowo untuk menerbitkan Keppres sebagai landasan hukum komite independen ini. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintahan baru dalam pemberantasan korupsi.
Sebagai penutup, Muslim menegaskan perlunya penyelesaian tuntas kasus Whoosh sebelum mempertimbangkan pengembangan rute Jakarta-Surabaya. "Whoosh yang sekarang saja bermasalah, jangan tambah dengan masalah baru," pungkasnya.
Artikel Terkait
KDM Soroti Sampah dan Atap Seng di Tengah Harmonisasi Program Prabowo
Pernyataan Melawan Sampai Titik Darah Terakhir Picu Tuntutan Pemberhentian Kapolri
Kritik Prabowo Picu Satgas Khusus Bersihkan Pantai Bali
Gelombang Baru Pemakzulan Sara Duterte: Tuduh Ancam Bunuh Marcos hingga Dugaan Korupsi Dana Pendidikan