GPSO Pacu Ekspansi Besar: Rp700 Miliar Digelontorkan untuk Akuisisi dan Konsolidasi

- Senin, 02 Februari 2026 | 15:40 WIB
GPSO Pacu Ekspansi Besar: Rp700 Miliar Digelontorkan untuk Akuisisi dan Konsolidasi

Setelah diakuisisi Tjokro Group, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) langsung menunjukkan taringnya. Langkah strategis besar mereka resmi dimulai Selasa lalu, tepatnya tanggal 20 Januari 2026. Saat itu, manajemen GPSO menandatangani Kesepakatan Induk dengan tiga perusahaan dalam grup tersebut: PT Morita Tjokro Gearindo (MTG), PT Tjokro Bersaudara Cikarangindo (TBC), dan PT Jaya Indah Casting (JIC).

Intinya, GPSO berencana melakukan akuisisi besar-besaran. Nilainya? Sekitar Rp700 miliar. Mereka akan membeli saham tiga entitas bisnis dan juga aset strategis. Tiga perusahaan yang dimaksud adalah PT Pulogadung Tempajaya (PJT), PT Tjokro Bersaudara Komponenindo (TBK), dan PT Jakarta Marten Logamindo (JML).

Rincian angkanya cukup signifikan. Untuk mengakuisisi 75% saham PJT, GPSO menyiapkan dana Rp385 miliar. Lalu, Rp90 miliar dialokasikan untuk membeli 70% saham TBK, dan Rp65 miliar lagi untuk 70% saham JML. Belum cukup sampai di situ. Perusahaan juga akan mengambil alih aset di kawasan Jababeka dan EJIP, masing-masing senilai Rp65 miliar dan Rp95 miliar. Jika dijumlah, totalnya memang mendekati Rp700 miliar.

Menurut manajemen, langkah korporasi ini bukan sekadar gertak sambal. Mereka yakin dampaknya akan langsung terasa pada kinerja keuangan. Laba perusahaan diproyeksikan naik, dan yang paling menarik bagi investor: potensi dividen di masa depan bisa lebih besar.

Pernyataan itu disampaikan dalam keterbukaan informasi ke bursa, Senin (2/2/2026).

Lalu, apa untungnya buat GPSO? Manajemen membeberkan beberapa poin kunci. Pertama, soal keunggulan operasional. Tiga perusahaan target akuisisi itu bukan pemain baru. Mereka punya rekam jejak matang di industri fabrikasi komponen, dilengkapi dengan portofolio pelanggan tetap dan sistem teknologi yang sudah mapan. Artinya, GPSO tak perlu mulai dari nol.


Halaman:

Komentar