✍🏻 Ustadz Anshari Taslim
Indonesia dan BoP: Perlukah Ikut Bergabung?
Sepertinya, tidak perlu. Masuknya tak menggenapkan. Keluarnya pun tak akan mengganjilkan.
Nah, soal Board of Peace ini, yang sebenarnya punya peluang untuk diterima masuk adalah negara-negara yang punya daya tekan. Yang bisa mengancam kepentingan AS, tentu untuk membela Palestina. Kalau tidak punya bargaining power sama sekali? Ya, jadinya cuma legitimasi tambahan saja bagi Amerika yang jelas-jelas bekerja untuk Tel Aviv.
Di sisi lain, ada sikap lain yang jauh lebih tegas dan sejalan dengan hukum internasional. Ambil contoh Kolumbia.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinícius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral