Menjelang akhir tahun, ada kabar baik buat dompet masyarakat. Harga sejumlah bahan pokok di pasar ternyata sedang turun. Tren penurunan ini terjadi secara nasional, mencakup komoditas mulai dari berbagai jenis cabai, telur ayam, hingga daging sapi.
Data terbaru dari panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Minggu, 21 Desember pukul 08.15 WIB, mencatat penurunan yang cukup signifikan. Cabai-cabaian, misalnya. Harganya anjlok.
Cabai merah besar turun paling drastis, Rp 11.872 per kilogram. Artinya, harganya sekarang sekitar Rp 40.222 per kg, turun hampir 23 persen. Cabai merah keriting dan rawit merah juga ikut merosot. Keriting turun Rp 4.336 ke level Rp 53.033 per kg, sementara rawit merah ada di angka Rp 61.991 setelah turun Rp 5.017.
Nah, bukan cuma cabai yang murah. Telur ayam ras dan daging sapi pun ikutan. Rata-rata nasional harga telur turun Rp 803 jadi Rp 30.960 per kilogram. Daging sapi murni juga sedikit melunak, turun Rp 501 ke posisi Rp 134.831 per kg.
Lalu bagaimana dengan bumbu dapur? Ternyata sama. Harga bawang merah dan bawang putih juga mengalami koreksi. Bawang merah turun Rp 5.127 per kg menjadi Rp 43.294. Sedangkan si bawang putih sekarang dijual rata-rata Rp 35.317 per kg, setelah turun hampir Rp 3.000.
Di sisi lain, beras pun tak luput dari tren penurunan ini. Baik beras premium maupun medium harganya turun. Beras premium turun 2,54 persen ke harga Rp 15.214 per kg. Sementara beras medium lebih murah lagi, Rp 13.222 per kilogram setelah turun 2,75 persen.
Namun begitu, tidak semua komoditas ikut turun. Ada satu yang justru naik: daging ayam ras. Rata-rata harganya naik tipis, Rp 137, sehingga berada di level Rp 40.399 per kilogram. Kenaikan ini memang kecil, hanya 0,34 persen, tapi cukup mencolok di tengah penurunan harga bahan pangan lainnya.
Artikel Terkait
Harita Nickel Umumkan Buyback Saham Rp1 Triliun, Nilai Fundamental Dinilai Belum Tercermin
Bea Cukai dan BIN Ungkap Pita Cukai Palsu Rp570 Miliar di Semarang, Pengamat Sebut Indikasi Jaringan Besar
Pemerintah Salurkan KUR ke 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif Bali, Dorong Akses Pembiayaan dan Daya Saing Usaha
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 per Gram, Buyback Ikut Terkoreksi