Bali Bentuk Satgas Bersihkan Sampah Pantai, Terinspirasi Arahan Prabowo
Gubernur Bali, I Wayan Koster, langsung bergerak cepat. Usai mendapat sorotan dari Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah rapat di Bogor, rencana pembentukan satuan tugas khusus untuk bersih-bersih pantai segera digulirkan. Targetnya jelas: mengatasi tumpukan sampah yang kerap merusak pemandangan indah Pulau Dewata.
“Karena itu dengan arahan Bapak Presiden tadi maka kami akan segera kumpul Kadis Lingkungan Hidup kemudian kepala BPBD, Kadis Pendidikan, kemudian juga TNI dan Polri,” ujar Koster.
Ia menambahkan, “Saya akan membentuk satuan tugas untuk berjaga di pantai begitu sampah datang langsung bisa dibersihkan.”
Pernyataan itu disampaikannya di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin lalu. Rupanya, komentar pedas Prabowo soal kebersihan destinasi wisata benar-benar menyentak.
Nah, soal sampah yang menumpuk itu, Koster punya penjelasan. Menurutnya, yang viral di Pantai Kuta dan sekitarnya itu kebanyakan sampah kiriman. Datangnya musiman, terutama saat puncak musim hujan. “Yaitu khususnya pada akhir Desember, Januari, dan awal Februari,” jelasnya. Air hujan dari daratan membawa segala macam sampah ke laut, lalu ombak menghempaskannya kembali ke tepi.
Untuk mengantisipasi kiriman sampah berikutnya, persiapan sudah dilakukan. Koster mengaku telah berkoordinasi dengan Bupati Badung dan Wali Kota Denpasar. Selain satgas, alat berat juga akan disiagakan. “Agar kita akan bersama-sama membentuk satuan tugas dan sekaligus ada standby alat berat di sana,” tuturnya.
Sebelumnya, dalam forum yang sama, Prabowo memang bicara blak-blakan. Ia menegaskan persoalan sampah harus diselesaikan dengan kerja nyata, bukan sekadar omongan. Sektor pariwisata, yang jadi andalan penyerap tenaga kerja, menurutnya justru paling rentan rusak karena hal seperti ini.
“Tapi saya menggugah, saudara-saudara sekalian, pariwisata, apakah turis mau datang melihat sampah? Indonesia indah, dia mau datang lihat kumuh?” kata Prabowo.
Kritik itu ternyata bukan tanpa dasar. Prabowo lalu bercerita tentang pengalamannya berbincang dengan pejabat asing. Kata-kata mereka cukup menyakitkan, tapi diakui Prabowo sebagai koreksi yang perlu ditindaklanjuti.
“Dia bilang, 'Your Excellency, I just came from Bali, owh Bali so dirty now, Bali not nice'. Bah, saya tapi terima itu sebagai koreksi. Ini harus kita atasi bersama,” sambungnya.
Jadi, sorotan dari tingkat tertinggi ini akhirnya jadi pemicu. Sekarang, tinggal menunggu eksekusi di lapangan. Apakah satgas dan alat berat itu benar-benar bisa membuat pantai Bali bersih seperti sedia kala? Waktu yang akan menjawab.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu