Polemik Ijazah Gibran: Pasal 18 Ayat 3 PKPU 2023 Viral di Media Sosial
Polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus menjadi sorotan publik. Riwayat pendidikan Gibran sebagai syarat calon wakil presiden dalam Pemilu 2024 kini digugat oleh advokat Subhan Palal melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor perkara 583/Pdt.G/2025/PN Jkt.Pst.
Gugatan Hukum Terhadap Ijazah Gibran
Subhan Palal menilai penyetaraan ijazah pendidikan menengah Gibran tidak valid dan melanggar syarat pendaftaran cawapres yang mensyaratkan minimal SMA sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017. Dalam petitum gugatannya, Subhan meminta:
- Pernyataan Gibran dan KPU RI melawan hukum
- Ganti rugi materiil dan immateriil sebesar Rp125,01 triliun
Proses mediasi dalam perkara ini telah gagal dan akan dilanjutkan ke persidangan.
Data Pendidikan Gibran yang Dipertanyakan
Berikut riwayat pendidikan Gibran yang tercantum di KPU:
- (setara SMA), Orchid Park Secondary School Singapore, 2002-2004
- (setara SMA), University of Technology Sydney (UTS) Insearch Australia, 2004-2007
- (S1), Management Development Institute of Singapore (MDIS), 2007-2010
Artikel Terkait
Nastar hingga Kue Kacang: Kisah di Balik Kue Kering Wajib Lebaran
Once Mekel Dorong Keseimbangan Hak Cipta dan Akses Publik dalam Revisi UU
Batu Karst Pundo Siping, Kejutan Alam Fotogenik di Tengah Lahan Kering Jeneponto
Komisi VIII DPR Pastikan Persiapan Haji 2026 Berjalan, Arab Saudi Belum Beri Penjelasan Resmi