Karcis Parkir Tak Sesuai Picu Pengeroyokan Juru Parkir di Makassar

- Kamis, 09 April 2026 | 09:00 WIB
Karcis Parkir Tak Sesuai Picu Pengeroyokan Juru Parkir di Makassar

Usai aksi itu, para pelaku kabur meninggalkan tempat. Kedua korban pun dilarikan dengan kondisi lebam dan luka-luka, lalu melaporkan kejadian ini ke Polsek Panakukang.

Kapolsek Panakukang, Uji Mughni, mengonfirmasi laporan tersebut. "Untuk yang ada saat ini luka memar di mata sebelah kanan. Dan yang luka parah sebetulnya Komcad itu. Tapi, karena yang melapor salah satu driver (supir), tetap kita proses itu (korban S), mengacu pada laporannya," jelasnya.

Menurut penyelidikan sementara, motifnya cuma kesalahpahaman sepele soal parkir. Tapi, ada beberapa hal lain yang masih digali polisi. Status si juru parkir, apakah resmi atau ilegal, masih dalam pemeriksaan. Mereka juga sedang mengamankan rekaman CCTV dari lokasi.

"Motif penganiayaan yaitu persoalan kesalahpahaman perparkiran. Kalau terkait itu (status jukir), kami belum konfirmasi terkait legal atau tidak. Itu ada CCTV yang beredar juga, ada lebih dari satu orang pelakunya," tambah Mughni.

Saat ini baru satu pelaku yang berhasil diamankan. Tapi polisi menegaskan penyelidikan masih berjalan. Jika ada pelaku lain yang teridentifikasi, pengejaran akan dilakukan. Pasal yang akan dikenakan pun masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut, apakah memenuhi unsur pengeroyokan atau penganiayaan biasa.

Insiden di Boulevard ini kembali membuka kotak pandora persoalan parkir di Makassar. Mulai dari tarif semena-mena, penggunaan QRIS abal-abal, sampai kini kekerasan fisik. Masyarakat seolah harus ekstra waspada, bukan cuma pada kendaraannya, tapi juga pada keselamatan diri sendiri saat berurusan dengan oknum juru parkir yang tak bertanggung jawab.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar