Jadwal Musda Golkar Sulsel Tunggu Kepastian dari Pusat

- Kamis, 09 April 2026 | 10:00 WIB
Jadwal Musda Golkar Sulsel Tunggu Kepastian dari Pusat

Musda Golkar Sulsel masih menunggu lampu hijau dari Jakarta. Rencananya, pertemuan penting Musyawarah Daerah ke-XI itu bakal digelar sekitar pertengahan April ini. Bahkan, beredar kabar kuat yang menyebut tanggal 18 April sebagai hari H-nya.

Namun begitu, jadwal pasti masih mengambang. Lukman B Kady, sang Ketua Panitia Musda, mengaku sedang berada di Ibu Kota. Tujuannya jelas: menunggu konfirmasi dan restu final dari DPP Partai Golkar pusat.

"Untuk sementara saya memang lagi menunggu kepastiannya," ujar Lukman ketika dikonfirmasi, Kamis lalu.

"Soalnya kan ada info tanggal 18 tadi. Nah, biar nggak simpang siur, saya harus klarifikasi dulu ke pusat. Nanti kalau sudah fix, saya kabari lagi."

Di sisi lain, Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M Said, sudah lebih dulu memberi sinyal soal penjadwalan ini. Menurutnya, waktu pelaksanaan Musda sangat bergantung pada kesediaan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadahlia. Jadwal sang ketum yang padat jadi pertimbangan utama.

Muhiddin mengungkapkan, pemberitahuan resmi mengenai Musda ini sudah disampaikan kepada Bahlil.

"Dari pihak Ketum, waktunya cuma bisa di akhir bulan, itu pun hari Sabtu atau Minggu," jelas Muhiddin.

Meski jadwal masih belum final, persiapan di lapangan ternyata sudah jalan. Struktur kepanitiaan Musda XI disebutkan sudah terbentuk dan mulai bekerja. Mereka sibuk menyiapkan segala kebutuhan teknis untuk acara tersebut.

Rencananya, bakal ada lima komite strategis yang dibentuk Steering Committee. Kelima komite itu nantinya akan menangani berbagai hal; mulai dari pengaturan jadwal acara, tata tertib, urusan keorganisasian, sampai yang paling krusial: menyusun program kerja, rekomendasi politik, dan mekanisme penjaringan bakal calon ketua DPD I yang baru.

Jadi, meski masih ada ketidakpastian di permukaan, mesin partai di belakang layar sudah mulai berderak.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar