BREBES - Di Desa Talok, Bumiayu, suasana siang itu riuh. Petugas berkerumun di sekitar tiga gerbong Kereta Api Bangunkarta yang miring tak beraturan di rel. Proses evakuasi untuk kereta relasi Jombang–Pasar Senen yang anjlok ini, kata pihak KAI, mungkin masih butuh waktu 6 sampai 7 jam ke depan. Hingga Senin petang (6/4/2026), pekerjaan berat itu masih terus berlangsung.
As’ad, Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, mengonfirmasi hal itu di tengah kesibukan lokasi kejadian.
"Untuk evakuasi kami perkirakan 6-7 jam ke depan," ujarnya.
Memang tidak mudah. Salah satu rangkaian roda gerbong dikabarkan terlepas, yang jelas mempersulit upaya pengangkatan. Puluhan petugas dari Daop 5 Purwokerto dikerahkan, plus kereta bantuan didatangkan khusus untuk menangani insiden ini. Posisi gerbong yang miring itu benar-benar menutup dua jalur rel sekaligus. Akibatnya, lalu lintas kereta di jalur itu praktis lumpuh.
Dampaknya langsung terasa. Banyak perjalanan kereta lain jadi kacau.
Artikel Terkait
Analis Prediksi IHSG Masih Rentan Koreksi, Soroti Level Support 6.846
Pemerintah Bekukan Harga Pertalite dan Biosolar hingga Akhir 2026
Buronan Narkoba The Doctor Ditangkap di Malaysia dalam Operasi Gabungan Polri-Interpol
Noel Mengeluh Gangguan Pembuluh Darah Otak, Ancaman Operasi Usai Sidang Tipikor