"Blander tong atau drum itu meledak saat dilas," ujar Sukani saat ditemui di lokasi kejadian. Wajahnya tampak serius.
Pasca-insiden, suasana di lokasi berubah mencekam. Perusahaan langsung menutup akses masuk untuk umum, tak terkecuali awak media yang berusaha meliput. Hanya petugas kepolisian dari Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo yang terlihat sibuk lalu-lalang, melakukan pemeriksaan mendalam di tempat kejadian.
Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi sama sekali dari pihak perusahaan maupun kepolisian. Penyebab pasti kecelakaan kerja yang merenggut nyawa ini masih diselidiki. Keluarga menunggu kejelasan, sementara dua korban luka masih berjuang.
Artikel Terkait
Analis Prediksi IHSG Masih Rentan Koreksi, Soroti Level Support 6.846
KA Bangunkarta Anjlok di Brebes, Evakuasi Diperkirakan 7 Jam Lumpuhkan Jalur
Pemerintah Bekukan Harga Pertalite dan Biosolar hingga Akhir 2026
Buronan Narkoba The Doctor Ditangkap di Malaysia dalam Operasi Gabungan Polri-Interpol