Video itu beredar cepat di media sosial. Tampak sebuah ambulans dihentikan polisi di tengah kemacetan arus balik di Bangkalan, Jawa Timur. Yang jadi sorotan, sirene dan lampu rotator kendaraan itu menyala, tapi ternyata... kosong. Tidak ada pasien di dalamnya.
Kejadiannya di wilayah Galis, saat lalu lintas benar-benar padat. Dari arah timur menuju Surabaya, ambulans itu melaju cukup kencang. Dengan sirene yang meraung-raung, ia menerobos antrean kendaraan yang mengular. Melihat hal itu, Aipda Eko Darmawan dari Satlantas Polres Bangkalan yang sedang bertugas langsung memberhentikannya.
Setelah dihentikan, pemeriksaan pun dilakukan. Hasilnya? Tidak ada pasien yang sedang dibawa, juga bukan dalam perjalanan menjemput orang sakit. Mobil itu hanya berisi beberapa penumpang saja.
Sang pengemudi kemudian mengaku. Ia sengaja menyalakan sirene karena tahu titik macet parah ada di depan, tepatnya di kawasan Pasar Tanah Merah. Alasan itulah yang kemudian memicu teguran keras dari petugas.
"Kalau tidak ada isinya jangan dinyalakan (rotator). Dinyalakan kalau urgent," ujar polisi dalam video yang viral itu.
"Ini macet segini panjangnya sampeyan menyalakan sirene rotator. Minta tolong kerja samanya. Ini kasihan yang sudah mengantre dari pagi," tambahnya, suaranya terdengar kesal.
Artikel Terkait
Kalapas Makassar Serahkan Klarifikasi Isu Narkoba ke Tim Humas
FKUB Tana Toraja Serukan Penolakan Tegas terhadap Judi dan Narkoba
Korlantas Cabut Sistem One Way di Ruas Tol Kalikangkung-Brebes
Pertemuan Saudagar Bugis Makassar 2026 Dibuka, Fokus pada Kolaborasi Nyata