ASDP Siapkan Sistem Filter Stiker Warna untuk Antisipasi Macet Arus Balik di Bakauheni

- Selasa, 24 Maret 2026 | 23:50 WIB
ASDP Siapkan Sistem Filter Stiker Warna untuk Antisipasi Macet Arus Balik di Bakauheni

LAMPUNG SELATAN – Menjelang puncak arus balik Lebaran 2026, suasana di sekitar Pelabuhan Bakauheni mulai dipersiapkan untuk menghadapi gelombang pemudik. PT ASDP Indonesia Ferry tak mau kecolongan. Mereka sudah menyiapkan skenario khusus, salah satunya dengan memberlakukan sistem penyaringan atau filtering kendaraan di sejumlah titik strategis, baik di ruas tol maupun jalan arteri.

Langkah ini diumumkan langsung oleh Direktur Utama PT ASDP, Heru Widodo, dalam sebuah konferensi pers di Pelabuhan Bakauheni, Selasa (24/3/2026). Tujuannya jelas: mencegah penumpukan kendaraan yang bisa berujung pada kemacetan parah di pelabuhan.

“Kita manfaatkan rest area-rest area di tol sebagai buffer zone atau sistem penunda,” jelas Heru.

Ia melanjutkan, titik-titik itu tak sekadar jadi tempat tunggu, tapi juga berfungsi untuk memfilter arus kendaraan yang menuju dermaga.

Nah, sistem filternya sendiri cukup unik. ASDP akan menggunakan stiker warna-warni sebagai penanda. Kategorinya sederhana. Kendaraan yang penumpangnya sudah memegang tiket kapal akan ditempeli stiker hijau. Mereka bisa melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan dengan lebih lancar.

Di sisi lain, kendaraan yang belum punya tiket atau cuma mengantar penumpang, bakal dapat stiker merah.

“Jadi beda warnanya, beda juga perlakuan nantinya,” ucap Heru.

Praktiknya, titik penyaringan ini akan berjajar di beberapa lokasi. Misalnya di KM 49 dan KM 20 Tol Trans Sumatera. Ide dasarnya, sistem ini berlapis. Kalau di titik pertama kendaraan belum punya tiket dan dapat stiker merah, mereka masih punya kesempatan untuk membeli tiket di pos berikutnya. Begitu dapat tiket, stikernya bisa diganti jadi hijau, dan mereka diizinkan melanjutkan perjalanan.

“Jadi ada semacam pengaturan bertahap. Dari KM 49 ke KM 20. Harapannya, arus kendaraan yang benar-benar siap menyeberang saja yang sampai ke pelabuhan,” pungkas Heru menutup penjelasan.

Langkah ASDP ini sepertinya ingin mengatasi masalah klasik arus balik: antrean panjang kendaraan yang seringkali bukan karena kapal tidak ada, tapi karena banyak yang belum siap tiket. Dengan stiker warna-warni itu, pengaturan lalu lintas diharapkan jadi lebih terukur dan, ya, sedikit lebih berwarna.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar