Rekayasa Lalu Lintas One Way Nasional Dimulai di Tol Kalikangkung untuk Arus Balik Lebaran

- Rabu, 25 Maret 2026 | 00:45 WIB
Rekayasa Lalu Lintas One Way Nasional Dimulai di Tol Kalikangkung untuk Arus Balik Lebaran

Semarang, Selasa (24/3/2026) pagi. Gerbang Tol Kalikangkung di Jawa Tengah ramai bukan main. Di sinilah rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nasional untuk arus balik Lebaran resmi dimulai. Jalur khusus ini membentang sepanjang ratusan kilometer, dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 Cikatama, dengan satu tujuan: mengurai kemacetan yang sudah bisa ditebak bakal terjadi.

Kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara di lokasi menunjukkan betapa seriusnya persiapan ini. Mulai dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menko PMK Pratikno, hingga Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, semua hadir. Mereka ingin memastikan manajemen arus balik tahun ini berjalan lebih mulus.

Dalam sambutannya, Menko Pratikno menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk pelayanan pemerintah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang telah bekerja keras. Ini adalah bagian dari inovasi kita untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Di sisi lain, Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, yang juga hadir, langsung mengingatkan para pemudik. Pesannya sederhana: atur waktu, hindari puncak kepadatan, dan pastikan kondisi badan fit sebelum menyetir.

"Keselamatan adalah prioritas utama. Lebih baik tiba sedikit lebih lama tetapi selamat, daripada terburu-buru dan berisiko mengalami kecelakaan," tegas Awaluddin.

Nasihat itu bukannya tanpa alasan. Meski tren keselamatan diklaim membaik data Korlantas Polri periode 13-23 Maret 2026 menunjukkan penurunan kecelakaan sekitar 2% (dari 2.397 jadi 2.349 kasus) tapi kewaspadaan tetap harus dijaga. Yang cukup menggembirakan, angka korban meninggal dunia turun cukup tajam, sampai 27 persen.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags