Rumah Jokowi di Solo Ramai Dikunjungi Pejabat dan Warga untuk Silaturahmi Lebaran

- Rabu, 25 Maret 2026 | 15:05 WIB
Rumah Jokowi di Solo Ramai Dikunjungi Pejabat dan Warga untuk Silaturahmi Lebaran

Kediaman Jokowi di Solo masih ramai dikunjungi. Arus tamu yang ingin bersilaturahmi di hari Lebaran ini sepertinya tak kunjung surut. Di antara kerumunan warga, tampak beberapa wajah familiar para pejabat dan mantan pejabat ikut mengantre untuk bertemu presiden ketujuh Republik Indonesia itu.

Hasan Nasbi, misalnya. Komisaris PT Pertamina yang juga pernah memimpin Kantor Komunikasi Kepresidenan itu datang bersama rekan kerjanya, Condro Kirono. Mereka menyempatkan diri menyambangi rumah Jokowi di Kelurahan Sumber, Kota Solo, pada Rabu (25/3/2026).

Menurut Hasan, pertemuan ini baru bisa terlaksana sekarang. Pasalnya, saat Jokowi masih berada di Jakarta, ia sendiri sedang keluar kota.

"Sama teman-teman sedang ada di Solo, dan baru dapat jadwal hari ini. Katanya beliau baru kemarin balik ke Solo. Di Jakarta kemarin tidak sempat karena saya juga baru datang dari luar kota," ujar Hasan kepada para wartawan.

Ia menggambarkan suasana di lokasi cukup padat. "Alhamdulillah dapat kesempatan di antara antrean banyak orang, kayaknya ada ribuan yang mau silaturahmi sama beliau," tambahnya.

Soal percakapan, Hasan mengaku tak ada agenda khusus. Momen Lebaran ini dimanfaatkannya sekadar untuk berbincang santai. "Ngobrol gitu-gitu aja kita ngobrol. Kayak biasa, sharing-sharing, gitu aja. Tidak ada pembahasan khusus," jelasnya.

Tak hanya Hasan, Budi Arie juga terlihat datang. Eks Menteri Koperasi yang kini menjabat Ketua Projo itu menyebut pertemuannya dengan Jokowi baru terjadwal hari ini. "Ini kan suasana Idul Fitri kita silaturahmi, karena bapak baru balik kemarin dari Jakarta," kata Budi.

Pernyataan Budi senada dengan Hasan. Ia menegaskan bahwa pertemuan itu murni urusan silaturahmi, jauh dari nuansa politik.

"Tidak ada (pembicaraan khusus), acara lebaran. Lebaran ya lebaran, tidak ada omong politik," ucap Budi.

Rumah sederhana di Banjarsari itu tetap menjadi magnet. Antrean panjang di depannya adalah bukti, bahwa di luar segala dinamika, tradisi sungkem dan silaturahmi pasca-Lebaran masih sangat hidup. Semua orang, dari warga biasa hingga para pejabat, rela menunggu hanya untuk sekadar bersalaman dan bertukar kabar.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar