MURIANETWORK.COM – Isu peredaran narkoba di dalam Lapas Kelas I Makassar akhir-akhir ini memang ramai. Beredar luas di media sosial, gosip itu pun merambah ke pemberitaan mainstream. Nah, menanggapi hiruk-pikuk itu, Kepala Lapas setempat, Sutarno, akhirnya memberi respons.
Saat dikonfirmasi via WhatsApp oleh Ketua Lidik Pro Maros, jawaban Sutarno terbilang singkat. Ia meminta penjelasan resmi diserahkan kepada pihak yang berwenang.
“Waalaikumsalam wr wb, nanti Tim Humas yang konfirmasi yah,”
Begitu ujarnya, Rabu (25/3/2026). Intinya, Kalapas menegaskan bahwa klarifikasi soal isu panas ini akan dikeluarkan oleh Tim Humas mereka. Titik.
Sebenarnya, sebelum respons dari pimpinan ini keluar, pihak Humas Lapas sudah lebih dulu angkat bicara. Mereka membantah keras kabar yang menyebut narapidana bisa mengendalikan jaringan narkoba dari balik jeruji. Menurut mereka, informasi itu ngawur, tidak berdasar, dan jelas menyesatkan.
Belum ada bukti sah yang bisa mendukung tudingan itu, begitu tambah mereka. Soal pengawasan, Humas menjamin sistemnya berjalan sesuai prosedur. Bahkan disebut berlapis. “Setiap indikasi pelanggaran pasti ditindaklanjuti secara profesional,” tegas pernyataan resmi mereka.
Di sisi lain, lapas juga menegaskan komitmennya. Mereka berjanji menjaga keamanan dan integritas lingkungan lembaga pemasyarakatan itu. Tak lupa, dukungan penuh untuk pemberantasan narkotika tentu saja diutarakan.
Lidik Pro Maros Minta Transparansi
Dari pihak pengawas, Ketua Lidik Pro Maros, Ismar SH, punya tanggapan. Ia mengapresiasi klarifikasi dari Lapas Makassar. Tapi, ada catatan.
“Kami akan terus mengawal isu ini secara objektif dan profesional. Kami berharap Tim Humas segera memberikan klarifikasi resmi agar tidak terjadi simpang siur informasi,”
Kata Ismar. Ia mendorong keterbukaan informasi ke publik. Menurutnya, pemberantasan narkoba itu tanggung jawab bersama. Menciptakan lapas yang bersih dari barang haram itu, jelas, adalah bagian dari tanggung jawab itu juga.
Artikel Terkait
Trump Ancang-Ancang Perluas Operasi Militer di Selat Hormuz Jika Negosiasi dengan Iran Gagal
Prabowo: Makan Bergizi Gratis Tidak Dipaksakan untuk Anak dari Keluarga Mampu
Kapolri Rotasi Sembilan Kapolda, Irjen Tomex Korniawan Jabat Wairwasum Polri
Kapolri Mutasi Sembilan Kapolda, Brigjen Himawan Bayu Aji Jabat Kapolda Sultra