"Tapi kita juga jangan total istilahnya tutup semua acara. Kalau tidak ekonomi kita juga enggak jalan," jelasnya.
Pesan untuk berhemat ini rupanya juga terkait dengan kekhawatiran yang lebih luas. Prabowo menyoroti situasi global yang sedang panas, terutama di Eropa dan Timur Tengah. Konflik di kawasan-kawasan itu, menurutnya, berpotensi mendongkrak harga minyak dunia. Dan naiknya harga BBM, ujung-ujungnya bakal bikin harga pangan ikut meroket.
"Ini tentunya memberi dampak kepada kita," katanya mengenai gejolak geopolitik tersebut.
Meski mengakui Indonesia dalam kondisi yang relatif stabil, Prabowo menekankan bahwa kewaspadaan dan langkah proaktif tetap penting. Pemerintah, sebutnya, sudah menyiapkan sejumlah rencana untuk mengamankan stok pangan dan mempercepat program di sektor energi. Tapi itu saja belum cukup.
"Kita tidak bisa menganggap bahwa apa pun terjadi kita aman. Kita bersyukur kita aman, tapi kita harus tetap mengurangi konsumsi BBM kita," pungkas Presiden. Intinya, bersikap sederhana sekarang bukan cuma soal teladan, tapi juga langkah antisipatif untuk menghadapi ketidakpastian global.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 3,05%, Analis Soroti Support Kunci yang Jebol
Mentan Amran Gelar Ramadan Tanpa Sekat, Bagikan Bantuan ke 500 Penerima
DPR Dorong Sekolah Siapkan Guru Hadapi Pembatasan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kapolri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Penyiraman Aktivis KontraS