Suasana tegang kembali menyelimuti perbatasan Israel-Lebanon. Pemicunya? Militer Israel baru saja melancarkan serangkaian serangan yang cukup besar, yang menurut mereka menargetkan basis-basis kelompok Hizbullah di Lebanon.
Kejadiannya berlangsung Rabu lalu, tanggal 11 Maret 2026. Operasi ini digadang-gadang sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa bulan terakhir. Sasaran utamanya adalah kawasan Dahiyeh, di pinggiran selatan Beirut. Daerah itu memang sudah lama dikenal sebagai kantong kekuatan Hizbullah.
Menurut pernyataan resmi dari pihak Israel, serangan ini bertujuan untuk melumpuhkan infrastruktur militer milik kelompok tersebut. Mereka meyakini Hizbullah kelompok bersenjata yang didukung Iran itu menyimpan aset-aset strategis di sana.
Namun begitu, reaksi dari Hizbullah datang dengan cepat dan keras.
Mereka langsung membalas dengan menembakkan puluhan roket ke wilayah utara Israel.
Artikel Terkait
Komisi VIII DPR Pastikan Persiapan Haji 2026 Berjalan, Arab Saudi Belum Beri Penjelasan Resmi
Remaja Makassar Gelar Patroli Sahur dengan Kostum Pengantin Adat
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Sebut Kondisi Keamanan dan Politik Tak Memungkinkan
BMKG Imbau Waspada Potensi Hujan Sedang hingga Lebat di Sebagian Besar Sulsel