Bus Bandara Blok M-Soetta Resmi Beroperasi, Tarif Promo Rp3.500 Tiga Bulan

- Kamis, 12 Maret 2026 | 11:15 WIB
Bus Bandara Blok M-Soetta Resmi Beroperasi, Tarif Promo Rp3.500 Tiga Bulan

TVRINews, Jakarta

Layanan bus baru yang menghubungkan Blok M dan Bandara Soekarno-Hatta akhirnya resmi beroperasi. Peresmiannya dilakukan langsung oleh Gubernur DKI, Pramono Anung, di Terminal Blok M pada Kamis (12/3/2026).

Yang menarik, ada kabar baik untuk penumpang di awal. Selama tiga bulan pertama, tarifnya cuma Rp3.500. Ini semacam masa uji coba sekaligus bentuk sambutan untuk arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

“Selama tiga bulan pertama, tarif tetap Rp3.500. Setelah itu kami evaluasi kembali,”

kata Pramono saat memberi sambutan.

Namun begitu, wacana harga murah itu tampaknya tak akan bertahan selamanya. Pemerintah provinsi sudah mengisyaratkan bakal meninjau ulang tarif setelah periode promo berakhir. Alasannya klasik: beban subsidi yang dianggap terlalu tinggi. Menurut Pramono, kemungkinan besar tarif normal nantinya bakal melonjak ke kisaran Rp10.000 sampai Rp15.000.

Lalu, apa urgensi rute baru ini? Ternyata, masalahnya cukup serius. Data dari Kementerian Perhubungan menyebutkan, jumlah pengguna Bandara Soetta mencapai sekitar 54,9 juta orang per tahun. Nah, dari jumlah sebanyak itu, mayoritas sekitar 70 sampai 80 persen masih memilih menggunakan kendaraan pribadi.

“70 sampai 80 persen dari 54,9 juta pengguna bandara memakai kendaraan pribadi, tentu akan menambah beban lalu lintas,”

tandas Pramono menjelaskan.

Bayangkan saja, jika kebiasaan ini terus berlanjut, kemacetan menuju bandara pasti makin parah. Di sinilah rute Transjabodetabek ini diharapkan bisa jadi alternatif. Pramono sendiri cukup optimis. Ia mencontohkan kesuksesan rute Blok M-Bogor yang sekarang bisa mengangkut lebih dari 7.000 penumpang per hari, jauh melampaui target awal.

Untuk melayani rute bandara, disiapkan 14 unit bus khusus. Desainnya sudah disesuaikan dengan kebutuhan penumpang pesawat, lho. Deknya rendah dan ada ruang bagasi khusus untuk koper. Bus-bus ini akan beroperasi dari pukul 05.00 sampai 22.00 WIB, dengan waktu tunggu sekitar 10 hingga 20 menit. Per hari, kapasitas angkutnya diperkirakan bisa mencapai 1.900 sampai 2.000 penumpang.

Rutenya sendiri cukup komprehensif. Dari Blok M, bus akan melintasi titik-titik strategis seperti Bundaran Senayan, FX Sudirman, kawasan Gelora Bung Karno, hingga kompleks DPR/MPR dan Stasiun Kereta Bandara. Tujuannya? Langsung masuk ke jantung terminal, yaitu berhenti di Terminal 1, 2, dan 3 Bandara Soetta.

Pada akhirnya, harapannya cuma satu: layanan ini bisa jadi solusi transportasi publik yang nyaman dan terjangkau. Dengan begitu, ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi untuk ke bandara bisa sedikit terkurangi. Tinggal tunggu respons penumpang saja nanti.


Editor: Redaktur TVRINews

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar