JAKARTA - Arus mudik Lebaran 2026 masih lama, tapi persiapan harus dimulai dari sekarang. Itulah pesan yang disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid. Dia mendesak pemerintah untuk benar-benar memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di semua SPBU mencukupi ketika puncak arus mudik tiba nanti.
Menurut Nurdin, ketersediaan energi ini faktor yang sangat krusial. Bayangkan saja, jutaan orang akan bergerak hampir bersamaan. Mobilitas masyarakat diprediksi melonjak drastis. Kalau pasokan BBM tersendat, bisa-bisa kekacauan terjadi di jalan.
Pernyataan ini dia sampaikan saat kunjungan kerja Komisi VI di Makassar, bersama beberapa mitra strategis BUMN. Pertemuan itu sendiri membahas langkah-langkah antisipasi, bagaimana menyiapkan sektor energi dan transportasi sebelum gelombang pemudik membanjiri jalan dan terminal.
"Peningkatan mobilitas kendaraan selama arus mudik hampir selalu diikuti dengan lonjakan konsumsi BBM di berbagai wilayah, terutama di jalur-jalur utama perjalanan darat," ujar Nurdin.
Karena itulah, dia meminta PT Pertamina (Persero) untuk mengencangkan distribusi. Stabilitas pasokan di setiap SPBU, terutama di jalur mudik, harus benar-benar dijaga. Tujuannya jelas: masyarakat tidak boleh sampai kesulitan mencari bahan bakar di tengah perjalanan panjang mereka.
Artikel Terkait
Mendikdasmen Dukung Aturan Batasi Gawai untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kapolsek Kaliwungu Dikeroyok Massa Saat Bubarkan Tawuran di Waktu Sahur
Anggota DPR Soroti Dampak Ganda Program Makan Bergizi Gratis: Ciptakan Lapangan Kerja hingga Gerakkan Ekonomi Lokal
BGN Temukan 78 Dapur Gizi di Solo Raya Langgar Aturan Teknis