Prioritas untuk Daerah Terdampak Bencana
Perhatian khusus juga diberikan kepada daerah-daerah yang baru saja dilanda musibah. Kementerian Sosial memprioritaskan penyaluran bantuan bagi KPM di wilayah terdampak bencana seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Hingga saat ini, sebanyak Rp1,8 triliun telah disalurkan kepada 1,7 juta KPM di ketiga provinsi tersebut. Pemerintah menargetkan seluruh proses penyaluran, termasuk untuk daerah bencana, dapat diselesaikan tepat waktu.
"Semua sudah salur dan insya Allah di akhir Februari ini tuntas," ujar Gus Ipul menegaskan.
Persiapan Bantuan Sosial Adaptif
Di luar bansos reguler, Kemensos juga telah menyiapkan program Bansos Adaptif dengan nilai anggaran lebih dari Rp2 triliun. Bantuan ini dirancang untuk situasi khusus, mencakup logistik darurat, santunan kematian sebesar Rp15 juta per jiwa, serta bantuan isi hunian senilai Rp3 juta per keluarga.
Dari total anggaran adaptif tersebut, sebagian dana telah siap salur. Gus Ipul melanjutkan, "Intinya dari Rp2 triliun lebih, untuk penyaluran sudah ada di rekening dan tinggal menyalurkan itu ada Rp600 miliar lebih. Sisanya kami masih mengajukan ABT (Anggaran Belanja Tambahan)."
Langkah-langkah ini menunjukkan upaya pemerintah untuk tidak hanya menyalurkan bantuan rutin, tetapi juga menyiapkan respons yang cepat dan fleksibel terhadap berbagai dinamika sosial dan bencana yang terjadi di masyarakat.
Artikel Terkait
Ayah di Batam Diduga Setubuhi Anak Kandungnya Sejak Usia 7 Tahun
Roti Maros, Camilan Manis Khas Sulawesi Selatan dengan Isian Selai Srikaya
Menteri Pertanian Soroti Rembesan Gula Rafinasi yang Rugikan Petani dan BUMN
Prabowo Ingatkan Ancaman Manipulasi AI dan Akun Palsu di Media Sosial