Pemerintah Salurkan Rp15 Triliun Bansos PKH dan Sembako Jelang Ramadan 2026

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 17:00 WIB
Pemerintah Salurkan Rp15 Triliun Bansos PKH dan Sembako Jelang Ramadan 2026

Prioritas untuk Daerah Terdampak Bencana

Perhatian khusus juga diberikan kepada daerah-daerah yang baru saja dilanda musibah. Kementerian Sosial memprioritaskan penyaluran bantuan bagi KPM di wilayah terdampak bencana seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hingga saat ini, sebanyak Rp1,8 triliun telah disalurkan kepada 1,7 juta KPM di ketiga provinsi tersebut. Pemerintah menargetkan seluruh proses penyaluran, termasuk untuk daerah bencana, dapat diselesaikan tepat waktu.

"Semua sudah salur dan insya Allah di akhir Februari ini tuntas," ujar Gus Ipul menegaskan.

Persiapan Bantuan Sosial Adaptif

Di luar bansos reguler, Kemensos juga telah menyiapkan program Bansos Adaptif dengan nilai anggaran lebih dari Rp2 triliun. Bantuan ini dirancang untuk situasi khusus, mencakup logistik darurat, santunan kematian sebesar Rp15 juta per jiwa, serta bantuan isi hunian senilai Rp3 juta per keluarga.

Dari total anggaran adaptif tersebut, sebagian dana telah siap salur. Gus Ipul melanjutkan, "Intinya dari Rp2 triliun lebih, untuk penyaluran sudah ada di rekening dan tinggal menyalurkan itu ada Rp600 miliar lebih. Sisanya kami masih mengajukan ABT (Anggaran Belanja Tambahan)."

Langkah-langkah ini menunjukkan upaya pemerintah untuk tidak hanya menyalurkan bantuan rutin, tetapi juga menyiapkan respons yang cepat dan fleksibel terhadap berbagai dinamika sosial dan bencana yang terjadi di masyarakat.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar