Malam Jumat di Jakarta International Stadium (JIS) berakhir dengan kekecewaan bagi PSM Makassar. Mereka harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dengan skor tipis 2-1 dalam lanjutan Liga 1 2026. Hasil ini, tentu saja, bukan yang diharapkan skuad Juku Eja.
Sejak wasit membunyikan peluit awal, laga langsung berjalan dengan tempo tinggi. Didukung suporter mereka, Persija langsung mengambil inisiatif menyerang. Tekanan itu akhirnya berbuah di menit ke-30. Sebuah sepakan dari Alaeddine Ajaraie berhasil membobol gawang PSM, memecah kebuntuan dan membuat stadion bergemuruh.
Namun begitu, PSM tidak ambruk. Mereka merespons dengan baik. Intensitas permainan ditingkatkan, terutama lewat serangan sayap yang cukup mengganggu. Usaha itu terbayar tujuh menit kemudian. Sherridin Boboev berhasil menyambar bola rebound dan menceploskannya ke gawang Persija. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, ketegangan masih terasa. Kedua tim saling jegal, melakukan penyesuaian. Tapi momentum pertandingan benar-benar berubah di menit ke-67.
Petaka bagi PSM datang dari kesalahan fatal di lini belakang. Sebuah bola yang seharusnya bisa diamankan justru luput dari kendali kiper Reza Arya. Situasi kacau itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh Maxwell yang berdiri bebas di depan gawang. Golnya, yang tercipta tanpa perlawanan berarti, mengubah papan skor menjadi 2-1 untuk Persija.
Gol itu jelas menjadi titik balik. Setelahnya, ritme permainan PSM terlihat buyar. Kepercayaan diri mereka seperti menguap, meski tetap berusaha menekan hingga peluit akhir.
Artikel Terkait
Rektor ITB Jemput Langsung Siswi Berprestasi dari Pariaman yang Baru Kehilangan Ibu
Malaria dan Sikap Dingin Belanda Renggut Nyawa Ibu Mertua Soekarno di Pengasingan Ende
Standing Ovation dari Tifosi Inter untuk Bastoni di Tengah Sorotan Negatif
Pemulihan Pascabencana Sumatera Diperkirakan Rampung dalam Tiga Tahun