Andi Akmal Pasluddin pun menyampaikan harapannya terhadap proyek ini.
"Saya kira, keberadaan Pelabuhan Peti Kemas Tonra nantinya diharapkan menjadi penggerak utama perekonomian wilayah timur Kabupaten Bone," ujarnya.
Selain menciptakan lapangan kerja, kehadiran pelabuhan dinilai akan memperlancar distribusi barang dan menjadi pintu ekspor bagi hasil bumi masyarakat setempat.
Dihadiri Perangkat Daerah dan Instansi Teknis
Audiensi ini dihadiri oleh perangkat daerah terkait untuk memastikan koordinasi yang solid. Turut hadir Pj. Sekda Bone, Asisten 3, Plt. Kadis PMD, serta para kepala dinas seperti Pertanian, dan Bina Marga, Cipta Karya, serta Tata Ruang Kabupaten Bone. Kehadiran mereka menunjukkan pendekatan komprehensif Pemkab dalam mengawal rencana investasi besar ini.
Pertemuan juga diwarnai dengan masukan teknis dari sejumlah instansi pusat dan provinsi. Perwakilan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub RI, Pemerintah Provinsi Sulsel, serta Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Makassar hadir memberikan tinjauan mengenai aspek kesiapan infrastruktur dan kesesuaian tata ruang. Kehadiran mereka menegaskan bahwa proyek ini dikaji dengan memperhatikan regulasi dan standar teknis yang berlaku.
Artikel Terkait
Standing Ovation dari Tifosi Inter untuk Bastoni di Tengah Sorotan Negatif
Pemulihan Pascabencana Sumatera Diperkirakan Rampung dalam Tiga Tahun
Kiper Bosnia Curi Catatan Penalti Donnarumma, Picu Kontroversi di Laga Internasional
Mahasiswa Blokade Flyover Makassar, Tuntut Penuntasan Kasus Penyiraman Air Keras