Volume serangan Amerika Serikat terhadap Iran diprediksi bakal memuncak dalam hitungan jam. Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyatakan hal itu akan terjadi menjelang berakhirnya tenggat waktu 48 jam yang diberikan Presiden Donald Trump untuk pembukaan Selat Hormuz.
Menurut Hegseth, pasukan AS telah melancarkan serangan dalam skala besar pada Senin waktu setempat. Dan besok, serangan itu akan ditingkatkan lagi.
"Hari ini akan menjadi volume serangan terbesar sejak hari pertama operasi ini," ujarnya, seperti dikutip Al Jazeera, Selasa (7/4/2026).
Klaim serupa sebenarnya sudah beberapa kali ia lontarkan selama perang berlangsung. Tapi kali ini, ancamannya terdengar lebih konkret.
"Besok, bahkan lebih dari hari ini. Saat itu Iran punya pilihan," tegas Hegseth.
Artikel Terkait
KLH Jatuhkan Sanksi Administratif kepada 67 Perusahaan Pemicu Banjir di Tiga Provinsi
Hyundai Perkuat Kemitraan dengan FIFA, Tunjuk Son Heung-min dan Robot Boston Dynamics untuk Piala Dunia 2026
H-851, Tongkang Tanpa Mesin Terbesar di Dunia, Pertahankan Gelar hingga 2026
Comeback Curry Capai 9.000 Field Goals, Warriors Tetap Tumbang dari Rockets