Sebuah faktor yang mencegah jatuhnya korban jiwa adalah kondisi rumah yang kosong saat api mulai berkobar. Para penghuni sedang tidak berada di tempat karena melaksanakan Salat Isya dan Tarawih berjamaah di masjid terdekat. Situasi ini juga diduga menjadi penyebab terlambatnya laporan dari warga sekitar.
Fadhli Wellang menambahkan keterangan terkait penyelidikan awal. "Katanya penghuni lagi ke masjid, sehingga warga agak terlambat melapor. Dugaan sementara titik api berasal dari lantai dua, tapi penyebab pastinya masih dalam penyelidikan," jelasnya.
Api Berhasil Dipadamkan dan Kerugian Material
Dengan upaya gabungan dari berbagai pos pemadam, kobaran api yang menghanguskan sebagian besar bangunan akhirnya berhasil dijinakkan pada pukul 21.09 Wita. Meski tak ada korban jiwa atau luka-luka, kerugian material yang diderita pemilik, seorang warga bernama Intan, diperkirakan cukup signifikan mengingat hebatnya jilatan api.
Petugas tetap berada di lokasi untuk memastikan situasi benar-benar aman. Mereka baru meninggalkan TKP pada pukul 22.05 Wita setelah memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa dan potensi kebakaran ulang telah sirna.
Artikel Terkait
Komisi III DPR Desak Kejagung Perluas Penyidikan Pelanggaran di Kejari Karo
Timnas Futsal Indonesia Hajar Brunei 7-0 di Pembuka ASEAN Championship
Analis: Kekuatan Militer Iran yang Tak Terduga Buat Perang dengan AS-Israel Berkepanjangan
Kuasa Hukum Jusuf Kalla Laporkan Lima Pihak ke Bareskrim Terkait Tudingan Pendanaan Kasus Ijazah Jokowi