PSM Makassar Terperosok Usai Kalah di Kandang Sendiri

- Minggu, 15 Februari 2026 | 16:00 WIB
PSM Makassar Terperosok Usai Kalah di Kandang Sendiri

Alih-alih menjadi benteng, BJ Habibie justru kerap menjadi panggung kehilangan momentum. Tim beberapa kali gagal mempertahankan keunggulan atau kurang cermat memanfaatkan peluang yang tercipta. Situasi ini lambat laun membangun tekanan psikologis tersendiri, di mana bermain di rumah justru menjadi beban tambahan yang harus ditanggung.

Evaluasi Menyeluruh Dibutuhkan

Di tengah persaingan yang sangat ketat, di mana selisih poin antar tim di zona tengah hingga bawah sangat tipis, kekalahan seperti ini harus menjadi alarm. Ruang untuk berbuat kesalahan hampir tidak ada. Tim dituntut untuk segera melakukan evaluasi mendalam, terutama dalam hal konsistensi permainan dari menit pertama hingga peluit panjang berbunyi.

Lini tengah perlu lebih banyak berinisiatif dan kreatif membuka ruang, sementara lini belakang wajib menjaga fokus penuh selama 90 menit. Efisiensi dalam penyelesaian akhir juga menjadi pekerjaan rumah yang mendesak, mengingat banyaknya peluang yang tercipta namun berakhir sia-sia.

Meski musim masih panjang, kebangkitan harus segera dimulai. Titik mulainya adalah di kandang sendiri. Mengembalikan Stadion BJ Habibie sebagai tempat yang menakutkan bagi lawan adalah langkah pertama untuk membalikkan keadaan dan menjauh dari bayang-bayang zona degradasi.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar