MURIANETWORK.COM - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memberikan peringatan tegas kepada kadernya yang menduduki posisi strategis, baik di internal partai maupun pemerintahan. Peringatan itu disampaikan dalam acara Training of Trainers Sosialisasi 4 Pilar di Kantor DPP Partai Golkar, Jumat (6/2/2026). Bahlil menegaskan, evaluasi kinerja akan dilakukan secara ketat dan pergantian posisi bisa terjadi sewaktu-waktu jika performa dinilai tidak optimal, demi mencapai target organisasi.
Dalam arahannya, Bahlil menggunakan analogi yang gamblang dan relevan dengan situasi terkini: permainan futsal. Ia menyamakan setiap kader Golkar dengan seorang striker yang dituntut untuk bergerak cepat, strategis, dan efektif dalam mencetak gol kemenangan bagi partai.
Analogi ini ia angkat tak lepas dari euforia keberhasilan Timnas Futsal Indonesia yang saat itu tengah melaju ke babak final AFC. Menurutnya, semangat dan kerja keras tim nasional itu patut menjadi cermin bagi seluruh kader.
“Bahkan mungkin dalam rolling-rolling Fraksi, bagi yang tidak perform, sekalipun dia teman kita, kita harus cari pemain pengganti,” tegas Bahlil.
“Karena di Golkar ini semua striker, seperti main futsal semalam gitu loh,” lanjutnya.
Mekanisme Pergantian yang Dinamis
Bahlil kemudian memperjelas mekanisme pergantian yang dimaksud, dengan tetap berpegang pada analogi futsal. Dalam olahraga tersebut, pergantian pemain bersifat dinamis dan tak terikat waktu, murni untuk kepentingan pencapaian tujuan tim.
Artikel Terkait
Pantai Mandala Ria Bulukumba: Pesona Alam dan Jejak Sejarah Operasi Mandala
Pemerintah Perpanjang Batas Lapor SPT Tahunan hingga 30 April 2026
Amran Serukan Kolaborasi Saudagar Hadapi Ancaman Krisis Pangan Global
Puncak Arus Balik Lebaran, Penumpang Bandara Tembus 583 Ribu Orang