Oleh: Nisa Alfiani
Jakarta – Getaran itu datang tiba-tiba. Kamis siang, 26 Maret 2026, wilayah Konawe Kepulauan di Sulawesi Tenggara diguncang gempa bumi. Kekuatannya, menurut data awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mencapai magnitudo 5,2.
Peristiwa ini terjadi tepat pada pukul 11.39 WIB. Titik pusat gempa berada di laut, sekitar 52 kilometer arah timur laut dari kabupaten tersebut. Lebih detail lagi, episenternya terletak di koordinat 3,37 LS dan 123,39 BT, dengan kedalaman yang relatif dangkal, hanya 10 kilometer di bawah permukaan.
Namun begitu, pihak BMKG mengingatkan bahwa data ini masih bersifat sementara. Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG menjelaskan lewat keterangan tertulis bahwa analisis mereka masih berlangsung.
“Informasi gempa kami rilis secara cepat. Parameter dapat berubah seiring masuknya data tambahan,” ujarnya.
Dia menegaskan hal itu pada hari yang sama, Kamis, 26 Maret 2026.
Di sisi lain, imbauan resmi pun disampaikan kepada masyarakat. Intinya: jangan panik, tapi tetaplah waspada.
“Kami meminta warga tetap waspada, namun tidak panik. Pastikan selalu memantau pembaruan dari kanal resmi BMKG,” tambahnya.
Pesan itu jelas. Di tengah situasi yang bisa membuat resah, informasi yang akurat dan berasal dari sumber berwenang adalah hal yang paling penting untuk diikuti.
Editor: Redaksi TVRINews
Artikel Terkait
Persis Solo Degradasi, Pelatih Milo Yakin Tim Segera Bangkit ke Kasta Tertinggi
BCA Resmi Buka Jalur Top Up ShopeePay via ATM, BCA Mobile, dan myBCA
Polri Pastikan Blackout Sumatera Bukan Sabotase, Penyebabnya Faktor Teknis dan Cuaca Ekstrem
Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Valas Rp1,2 Miliar yang Kabur ke Jakarta