IHSG Berbalik Anjlok 1,21% di Sesi I, Sektor Energi dan Industri Tertekan

- Kamis, 26 Maret 2026 | 13:00 WIB
IHSG Berbalik Anjlok 1,21% di Sesi I, Sektor Energi dan Industri Tertekan

Pagi ini, IHSG sempat memberi harapan. Dibuka di zona hijau, tepatnya di level 7.313, bahkan sempat menyentuh puncak harian di angka 7.323. Tapi ternyata, optimisme itu tak bertahan lama.

Pada penutupan sesi pertama Kamis (26/3/2026), situasinya berbalik seratus delapan puluh derajat. Indeks malah anjlok 1,21 persen, terhempas ke posisi 7.214,08. Perubahan suasana yang cukup drastis, bukan?

Kalau dilihat dari aktivitasnya, pasar cukup ramai. Volume perdagangan mencapai 18,71 miliar saham dengan nilai transaksi Rp25,94 triliun. Tapi, lebih banyak saham yang tertekan. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 371 tercatat turun, sementara yang menguat hanya 311. Sisanya, 276 saham, stagnan alias diam di tempat.

Tekanan jual ternyata datang dari mana-mana, terutama dari sektor energi dan industri. Dua sektor ini jadi korban koreksi terdalam, masing-masing ambles 2,05 persen dan 2,04 persen. Teknologi juga ikut terimbas, melemah 1,26 persen.

Di sisi lain, sektor transportasi justru menjadi penyelamat suasana. Catatannya gemilang, melonjak 2,64 persen. Sektor kesehatan juga sedikit bernapas lega dengan kenaikan tipis 0,01 persen. Tapi, itu saja jelas tak cukup untuk menahan gempuran pelemahan dari sektor-sektor besar lainnya.

Soal saham individu, papan gainers dipimpin dengan kenaikan yang fantastis. Indo Premier Investment Management (XISB) dan PT Tunas Alfin Tbk (TALF) sama-sama melesat 25,00 persen. Mereka disusul PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) yang naik 24,80 persen.

Namun begitu, papan losers tampak lebih suram.

PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) terperosok 15,00 persen, memimpin deretan saham yang terpuruk. Di belakangnya, PT Indospring Tbk (INDS) dan PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON) juga ikut terkapar dengan penurunan masing-masing 14,90 persen dan 14,86 persen.

Sisa hari ini, semua mata akan menanti apakah IHSG bisa bangkit dari zona merahnya, atau justru semakin terperosok. Tunggu saja perkembangan sesi II-nya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar