“Dia merusak demokrasi Amerika. Dia amoral dan tidak pernah menggunakan kreativitas moral dalam melangkah sebagai presiden,” jelas mantan Ketua MPR itu.
Di sisi lain, Amien melihat sikap ekspansionis AS di era Trump semakin kentara. Ia menyebut contoh rencana aneksasi Greenland. Menurutnya, dengan pola seperti itu, Indonesia harus menjaga jarak. “Pokoknya stay away from him,” tegasnya.
Peringatan itu secara khusus ditujukan untuk Prabowo. Amien khawatir, kedekatan yang berlebihan dengan Trump justru akan membawa dampak buruk bagi Indonesia.
“Prabowo tidak usah dekat-dekat dengan Trump, nanti kena getahnya,” ucap Amien.
Ia kemudian melanjutkan dengan nada prihatin, “Kalau sampai menjadi antek Amerika, sayang sekali.”
Oleh karena itu, Amien Rais menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace Trump harus ditimbang matang-benar. Jangan sampai Indonesia terseret dalam agenda politik AS yang sarat kepentingan. Risikonya jelas: bisa merugikan Palestina dan sekaligus mengikis posisi Indonesia di panggung global.
Artikel Terkait
Dari Tuduhan Es Gabus Palsu, Terkuak Rumah Ambruk dan Anak Putus Sekolah
Kobaran Api Hanguskan Pabrik Sandal di Medan, Diduga Bermula dari Korsleting
Di Balik Tuduhan Viral, Atap Ambrol dan Mimpi Putus Sekolah Menghantui Sudrajat
Kapak dan Kunci Gembok di Tas Titipan: Jejak Kelam Anak yang Dituduh Bunuh Ibu Kandung di Ponorogo