“Dia merusak demokrasi Amerika. Dia amoral dan tidak pernah menggunakan kreativitas moral dalam melangkah sebagai presiden,” jelas mantan Ketua MPR itu.
Di sisi lain, Amien melihat sikap ekspansionis AS di era Trump semakin kentara. Ia menyebut contoh rencana aneksasi Greenland. Menurutnya, dengan pola seperti itu, Indonesia harus menjaga jarak. “Pokoknya stay away from him,” tegasnya.
Peringatan itu secara khusus ditujukan untuk Prabowo. Amien khawatir, kedekatan yang berlebihan dengan Trump justru akan membawa dampak buruk bagi Indonesia.
“Prabowo tidak usah dekat-dekat dengan Trump, nanti kena getahnya,” ucap Amien.
Ia kemudian melanjutkan dengan nada prihatin, “Kalau sampai menjadi antek Amerika, sayang sekali.”
Oleh karena itu, Amien Rais menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace Trump harus ditimbang matang-benar. Jangan sampai Indonesia terseret dalam agenda politik AS yang sarat kepentingan. Risikonya jelas: bisa merugikan Palestina dan sekaligus mengikis posisi Indonesia di panggung global.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 3,05%, Analis Soroti Support Kunci yang Jebol
Mentan Amran Gelar Ramadan Tanpa Sekat, Bagikan Bantuan ke 500 Penerima
DPR Dorong Sekolah Siapkan Guru Hadapi Pembatasan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kapolri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Penyiraman Aktivis KontraS