Maret 2026 nanti bakal jadi bulan yang cukup istimewa. Pasalnya, perayaan Hari Raya Nyepi atau Tahun Baru Saka 1948 telah ditetapkan sebagai hari libur nasional. Pemerintah juga sudah mengeluarkan cuti bersama, jadi semua orang bisa ikut menikmati momen tenang ini.
Kalau lihat dari SKB 3 Menteri, umat Hindu akan merayakan Nyepi pada dua hari. Tanggal merahnya jatuh di Rabu, 18 Maret 2026 untuk cuti bersama, lalu disusul Hari Suci Nyepi itu sendiri di hari Kamis, 19 Maret 2026.
Nah, yang menarik, libur Nyepi ini posisinya berdekatan dengan Lebaran. Jadinya, kita bisa menikmati libur panjang yang cukup menggiurkan. Bayangkan, mulai Rabu, 18 Maret sampai Selasa, 24 Maret 2026, hampir seminggu penuh! Runtutannya, setelah dua hari libur Nyepi, langsung disambung cuti bersama dan hari raya Idul Fitri 1447 H. Buat yang suka jalan-jalan atau sekadar ingin pulang kampung, ini kesempatan emas.
Tapi, soal cuti bersama ini ada ketentuannya yang perlu dicermati, terutama buat para karyawan dan ASN.
Bagi pekerja swasta, pelaksanaan cuti bersama biasanya mengurangi hak cuti tahunan. Aturannya sih mengacu pada perundang-undangan dan kebijakan internal perusahaan masing-masing. Jadi, ada baiknya cek lagi ke HRD.
Berbeda dengan ASN. Untuk Pegawai Negeri Sipil, cuti bersama ini tidak memotong jatah cuti tahunan mereka. Lumayan, kan?
Di sisi lain, suasana di Bali tentu akan lebih spesial. Pemerintah Provinsi Bali sudah mengeluarkan surat edaran tersendiri terkait liburan ini, memberikan ruang bagi umat Hindu di sana untuk menjalankan ritual dengan khidmat.
Menurut surat edaran Gubernur Bali, rangkaian perayaan di Pulau Dewata mencakup tiga hari. Dimulai dengan Hari Raya Suci Tawur Kesanga pada Rabu, 18 Maret. Puncaknya, Hari Raya Suci Nyepi Caka 1948 di Kamis, 19 Maret. Lalu ditutup dengan Hari Raya Suci Ngembak Geni di Jumat, 20 Maret. Jadi, nuansa religiusnya akan terasa lebih panjang dan mendalam di Bali.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Imigrasi yang Ditangani KPK
Mantan Wakil Kepala BGN Siap Jadi Justice Collaborator, Bongkar Keterlibatan Eksekutif dan Legislatif di Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis
Sri Mulyani Bantah Isu Mundur dari Menkeu, Tegaskan Tetap Jalankan Perintah Presiden
Penangkapan Empat Mantan Pejabat BGN dan Wamen oleh Kejagung-KPK Disambut Positif, DPR Sebut Negara Sedang Bersih-bersih